JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Innalilahi, Kakek Buruh Pecah Batu yang Dikenal Pekerja Keras, Ditemukan Tewas Mendadak...

Innalilahi, Kakek Buruh Pecah Batu yang Dikenal Pekerja Keras, Ditemukan Tewas Mendadak di Ladang Sambirejo Sragen

941
BAGIKAN
Tim PMI Sragen dan Polsek saat mengantarkan jenasah kakek malang pekerja buruh pecah batu yang meninggal mendadak ke rumah duka di Kerjo, Karanganyar, Selasa (8/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Seorang buruh pecah batu asal Dukuh Panti RT 2, tawangsari, Kerjo, Karanganyar Harso (70) ditemukan tewas mendadak di ladang tempatnya bekerja pecah batu di Desa Dawung, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Selasa (8/8/2017) pagi. Kematian kakek paruh baya yang dikenal pekerja keras itu tak ayal mengejutkan rekan sesama buruh dan warga sekitarnya.

Insiden tewasnya korban secara mendadak tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Data yang dihimpun Joglosemar, pagi itu korban diketahui tengah bekerja memecah batu-batu besar bersama beberapa teman buruh lainnya sejak pukul 07.00 WIB.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban sempat mengeluh sakit kepada adiknya, Ngasiyono (56) yang sama-sama bekerja jadi buruh pecah batu. Saat itu, korban mengeluh tidak enak badan dan kemudian menepi untuk mengerik sendiri badannya.

Namun, hingga beberapa saat, korban tidak terlihat dan terdengar suaranya. Adiknya pun curiga dan kemudian bergegas mencari kakaknya. Ia pun tersentak ketika mendapati kakaknya sudah terkapar dalam kondisi tidak bernyawa tak jauh dari lokasi tempat kerja pecah batu.

Ngasiyono yang tidak mengira kakaknya sudah meninggal itu kemudian panik dan meminta pertolongan warga. Tak lama berselang, warga juga melapor ke Polsek terdekat yang ditindaklanjuti dengan melakukan olah TKP ke lokasi kejadian. Sementara, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim PMI dan Polsek untuk dilakukan visum ke Puskesmas.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Hasil visum dan riwayat kesehatan, korban diduga mengalami sakit jantung. Wong sebelumnya nggak ada keluhan apa-apa, tapi tiba-tiba dia berasa seperti masuk angin. Sempat minta kerokan tapi kemudian sudah ditemukan meninggal,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sambirejo, AKP Sudira, seusai evakuasi.

Karena tidak ada tanda kekerasan, jasad korban kemudian diserahkan ke pihak kerabat. Kepala Markas PMI Sragen, Dwi Purwanto melalui Koordinator Tim Sukarelawan, Endro menyampaikan jasad korban diantar ke rumah duka dengan dibantu mobil ambulans. Kedatangan jenasah korban langsung disambut haru oleh keluarga dan warga yang sudah menanti di rumah kecil milik keluarga sederhana itu.
Wardoyo

  • Cindy Miranda

    Menjelang menyambut hari kemerdekaan Indonesia , Kami AGENS128 Bandar Taruhan Online Terpercaya Memberikan Bonus Freebet 100 ribu Mulai dari 10 Agustus – 20 Agustus, Buruan Daftarkan Diri Anda Dan nimkati Bonusnya Setiap Hari 🙂 Berlaku Untuk semua Jenis permainan, Untuk Info lebih jelas Kunjungi http://WWW.AGENS128 .ORG / BBM : AGENS128