JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Nyelonong Belok Tanpa Nyalakan Riting, 2 Siswi SMP di Sumberlawang Terkapar...

Nyelonong Belok Tanpa Nyalakan Riting, 2 Siswi SMP di Sumberlawang Terkapar Digasak Dari Belakang..

6536
BAGIKAN
ilustrasi kecelakaan Sragen

SRAGEN– kecelakaan yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Sragen.  Kali ini,  dua orang siswi SMP asal Sumberlawang,  digasak pengendara sepeda motor di belakangnya hingga satu diantaranya terpaksa harus menjalani perawatan intensif. 

Lagi-lagi penyebabnya pun gara-gara keteledoran siswi itu tidak menyalakan lampu riting atau sein ketika hendak berbelok ke kanan. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Solo-Purwodadi tepatnya depan Toko Mustika Collection, Dukuh Ngengo RT 02/01 Ngandul, Sumberlawang.

Data yang dihimpun di Mapolres,  kecelakaan terjadi Minggu (6/8/2017) siang.  Ceritanya,  hari itu dua pelajar SMP,  Mifta Ramadhani (15) warga Cokeran RT 14, Cepoko, Sumberlawang tengah bersepeda motor bersama rekannya,  Tia Ernanda (15) asal Ngabean RT 25, Pendem, Sumberlawang.

Meski belum cukup umur dan punya SIM,  keduanya nekat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio AD 2386 QY dengan Mifta berada di depan.

Kecelakaan bermula ketika dua siswi itu melaju dari arah Sumberlawang menuju ke selatan. Bersamaan dengan mereka, melaju pengendara motor Honda Beat K 6619 TJ yang dikendarai Puryanto (35) asal Galeh RT 2/7, Jambangan, Geyer, Grobogan yang memboncengkan Suwardi(31).

Sesampai di lokasi kejadian, siswi pengendara Mio mendadak langsung nyelonong belok ke kanan tanpa menyalakan lampu sein. Karena jarak sangat dekat, pengendara di belakangnya tak sigap dan menabrak motor siswi itu tanpa bisa dikendalikan lagi.

Akibat kecelakaan itu, sepeda motor terjatuh dan kedua siswi terkapar di jalan. Motor yang mereke kendarai ringsek ditabrak motor dari belakangnya itu.

Siswi yang di depan mengalami luka lecet dan masih sadar. Namun yang membonceng mengalami luka kepala belakang benjol, dan lecet bagian tangan dan kaki.

Beruntung keduanya masih bisa diselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa. Sedangkan pengendara Honda Beat dan pembonceng mengalami luka ringan yakni lecet dan memar di tangan serta kaki.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Tidak ada korban jiwa dan hanya luka-luka, ” jelasnya. Wardoyo