JOGLOSEMAR.CO Foto Proyek Drainase Kawasan Semanggi Digarap Tahun Depan, Begini Perencanaannya

Proyek Drainase Kawasan Semanggi Digarap Tahun Depan, Begini Perencanaannya

25
ilustrasi. Foto : Dok

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mengajukan tambahan anggaran untuk detail engineering design (DED) penataan drainase kawasan Semanggi sebesar Rp 100 juta.

Melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Surakarta pelaksanaan proyek ini direncanakan selesai dalam waktu dua tahun.

Kepala Disperum KPP Surakarta, Agus Joko Witiarso menyebutkan, penataan drainase akan dimulai tahun 2018 dengan anggaran berasal dari APBD Perubahan 2017. Realisasi penataannya, imbuhnya, akan dibagi menjadi dua tahap.

“Untuk pelaksanaannya pemkot telah mendapat alokasi anggaran Rp 10 miliar dari pemerintah pusat. Sasarannya untuk wilayah Semanggi selatan saja dengan titik yang disasar yakni Jalan Kyai Ageng Serang yang ada di kawasan Klithikan Semanggi. Sedangkan untuk kawasan Semanggi utara penataannya akan dilakukan di tahun berikutnya yakni di tahun 2019,” ujarnya, Senin (7/8/2017).

Agus menambahkan, tahun 2019 mendatang direncanakan akan menyasar drainase di Mojo hingga Demangan. Nantinya penataan berupa pembuatan saluran pengumpul dari parapet.

“Kami berharap tahun berikutnya juga diberikan alokasi dana kembali dari pemerintah pusat. Karena untuk penataan drainase kawasan kumuh juga memerlukan alokasi dana cukup besar. Untuk saat ini DED-nya baik Semanggi utara dan Semanggi selatan kami jadikan satu. Sehingga Pemkot tidak perlu mengalokasikan dana lagi untuk DED,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil ketua Komisi II DPRD Surakarta, Supriyanto menegaskan agar Disperum KPP membuat database khusus untuk proyek penataan drainase.

Sehingga nantinya database ini akan digunakan untuk penataan kawasan kumuh di Kota Solo ke depannya.

“Pemerintah pusat menargetkan 100 persen air bersih, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen sanitasi. Maka dari itu untuk mewujudkannya perlu adanya database dari Pemkot. Agar target dari pemerintah pusat mengenai air bersih dan sanitasi sekaligus pemberantasan kawasan kumuh ini dapat terwujud di tahun 2021,” tegasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto

BAGIKAN