JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Proyek Sanitasi Sekolah Dimulai, 75 SD di Sukoharjo Akan Miliki Toilet Baru

Proyek Sanitasi Sekolah Dimulai, 75 SD di Sukoharjo Akan Miliki Toilet Baru

57
BAGIKAN
Ilustrasi

SUKOHARJO Sampai saat ini baru 40 persen Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Sukoharjo yang memiliki toilet dengan kondisi memadai dari sisi kuantitas. Sebagian besar justru jumlah toilet belum sebanding dengan jumlah murid maupun kelas.

Berdasar pada kenyataan tersebut PT Konimex menginisiasi program tanggung jawab sosial perusahaan melalui proyek sanitasi sekolah. Sebanyak 150 toilet di 75 SD se-Sukoharjo dibangun melalui program tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Darno mengungkapkan, saat ini baru 40 persen SD yang memiliki jumlah toilet memadai. Sebagian besar belum memiliki jumlah toilet yang sebanding dengan jumlah murid maupun kelas.

“Perbandingan jumlah toilet belum sesuai. Standar minimalnya, jumlah toilet itu sama seperti jumlah kelas. Misalnya jumlah kelas ada 6, maka jumlah toilet juga harus ada 6,” ungkap Darno di sela peletakan baru pertama proyek sanitasi sekolah di SDN Sanggrahan 1, Kecamatan Grogol, Selasa (8/8/2017).

Pihaknya mengaku terus berusaha mewujudkan kondisi sesuai standar minimal tersebut. Lantaran itu, pihaknya mengaku sangat terbantu dengan adanya program tanggung jawab sosial perusahaan yang menyasar pada persoalan sanitasi sekolah.

Direktur PT Konimex, Rachmadi Joesoef menyebutkan, mulai membangun 150 toilet di 75 SD se-Sukoharjo. Puluhan SD tersebar di tiga kecamatan, meliputi Grogol, Baki, Sukoharjo, dan Bendosari.

“Program ini berfokus pada pembangunan dan perbaikan fasilitas toilet di sekolah. Anggaran pembangunan disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Yang jelas nanti kami berupaya melanjutkan program ini tidak hanya berhenti pada 75 sekolah,” sebut dia.