Revitalisasi Pasar Klewer Timur Tunggu Pusat

Revitalisasi Pasar Klewer Timur Tunggu Pusat

30
Insan Dipo Ferdias

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta masih belum bisa memastikan kapan revitalisasi Pasar Klewer sisi timur dikerjakan. Pasalnya sampai saat ini belum ada kepastian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Pemerintah Pusat sebagai acuan untuk memulai tahapan revitalisasi.

“Kita terus berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengenai DIPA untuk Pasar Klewer turun,” terang Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Selasa (8/8/2017).

Di sisi lain, Pemkot Surakarta telah melakukan berbagai persiapan terkait rencana revitalisasi Pasar Klewer sisi timur di antaranya menyewa lahan untuk pasar darurat, penghapusan aset, pemindahan pedagang hingga menyiapkan kelengkapan pelelangan pengawas. Dengan kesiapan ini diharapkan jika DIPA turun maka akan langsung dilakukan proses lelang revitalisasi, pemindahan pedagang ke pasar darurat dan pembongkaran bangunan pasar. “Berharap secepatnya itu bisa turun sehingga bisa dilakukan proses pembangunan Pasar Klewer. Semua persyaratan sudah kita penuhi, detail engineering design (DED) sudah ada dan sudah di kirim ke Kemendag,” paparnya.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Sulap Sawah Kering di Seberang Kampus Unisri Jadi Lautan Merah Putih

Dengan waktu yang tinggal beberapa bulan lagi, Walikota optimistis proyek bisa selesai sesuai dengan waktu yang ada. “Jika nanti Pemkot menggelar lelang dan ada peserta atau pemenang lelangnya, tentu mereka (peserta tender) sudah siap merampungkan proyek sampai akhir tahun,” katanya. Untuk anggaran revitalisasi Pasar Klewer sisi timur dari pemerintah pusat mencapai Rp 48 miliar.

Baca Juga :  Dana Hibah Keraton Kasunanan Surakarta Tertahan, Ini Sebabnya

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta, Subagiyo mengatakan jika sampai sekarang tidak berani melangkah karena DIPA pembangunan Pasar Klewer belum turun. “DIPA itu sebagai kunci dari semua tahapan pelaksanaan revitalisasi. Jadi DIPA turun kita langsung menyiapkan lelang sampai memindahkan pedagang ke pasar darurat,” ujarnya.

#Ari Welianto

 

BAGIKAN