Rotary Club Bidik Perbaikan RTLH Hingga Bagikan Buku Bacaan

Rotary Club Bidik Perbaikan RTLH Hingga Bagikan Buku Bacaan

10
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias

SOLO—Rotary Club Solo Area menggelar rapat perdana setelah dilantik pada 25 Juli 2017 lalu di kediaman Presiden Rotary Club Solo Raya, S Haryadi, Senin (7/8) malam. Dalam rapat itu hadir jajaran pengurus Rotary Club Solo Raya, Rotary Club Solo Kartini, dan Rotary Club Solo Sriwedari untuk menyampaikan program-program kerja mereka selama satu tahun ke depan.

Presiden Rotary Club Solo Raya, S Haryadi menyampaikan, ketiga Rotary agar bisa saling mendukung dalam setiap program kerjanya, sehingga bisa menjadi kuat dan bermanfaat bagi masyarakat. “Dari masing-masing Rotary Club Solo Area akan menyampaikan program kerjanya. Harapannya bisa saling mendukung untuk membantu masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Joglosemar | Insan Dipo Ferdias

Lebih lanjut, untuk Rotary Club Solo Raya sendiri mempunyai program yakni memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) dalam waktu dekat ini. Target selama satu tahun minimal lima RTLH bisa diperbaiki dengan rata-rata biaya mulai Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. “Itu target kita saat ini, setelah rapat kita bekerja. Target lima RTLH kita perbaiki,” ujar Haryadi.

Baca Juga :  Tak Perlu Antre, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Keliling di CFD

Lokasi lima RTLH itu tersebar di wilayah Solo dan sudah dilakukan pengecekan lapangan. Dalam kegiatan ini Rotary menggandeng pihak swasta yakni perbankan. Ke depan akan banyak lagi RTLH yang bakal diperbaiki. Targetnya minimal satu bulan satu RTLH yang diperbaiki. “Kita sudah menyurvei lokasi dan besaran anggaran yang dibutuhkan. Nanti kita akan membahas lebih lanjut,” imbuhnya.

Joglosemar | Insan Dipo Ferdias

Selain perbaikan RTLH, juga akan membagikan buku-buku bacaan ke semua taman bacaan di Solo. Buku sudah ada tinggal dibagikan dan ke depan akan dihimpun penerbit-penerbit di Solo agar ikut membantu. “Ini agar anak-anak bisa semakin cerdas dengan banyak buku yang ada. Itu akan kita kawal biar tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, juga disampaikan agar Rotary Club Solo Area bisa mandiri, tidak mengandalkan donatur dari luar. “Harapannya Rotary harus betul-betul berguna bagi masyarakat sekitar dengan kegiatan-kegiatan yang dijalankan. Kita juga ada kegiatan bersama mengampanyekan penyakit thalasemia yang merupakan penyakit kelainan darah,” sambungnya.

Baca Juga :  Pajero Indonesia One Touring Merah Putih, Tempuh Jarak 6.300 KM Demi Misi Persatuan

Presiden Rotary Club Solo Sriwedari, Vonny Gunawan mengatakan, pihaknya ada rencana kegiatan berupa kelas kemandirian untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Program lainnya yakni porselenisasi dan wastafelisasi yang akan dikembangkan lagi. “Kalau terdekat itu rehab kamar mandi, perpustakaan, dan pencegahan penyakit thalasemia yang cukup banyak penderitanya. Kita juga terus berkomunikasi dengan Rotary Club Solo Raya dan Rotary Club Solo Kartini,” ungkapnya.

Presiden Rotary Club Solo Kartini, Poppy Sulistyowati menyatakan, untuk Rotary Club Solo Area bakal membuat kegiatan bersama yakni pencegahan penyakit thalasemia. Karena penyakit itu cukup berbahaya dan tidak ada obatnya. “Kita ingin mencegah penyakit ini supaya tidak semakin menyebar. Itu akan mulai dilakukan September mendatang dengan sosialisasi bagi anak-anak muda,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo berharap agar kegiatan-kegiatan Rotary Club Solo Area bisa selaras dengan program Pemkot. “Jadi bisa saling mendukung satu sama lain. Seperti penanganan RTLH, Pemkot juga ada program itu. Itu cukup penting,” ujarnya. # Ari Welianto

BAGIKAN