JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Sukoharjo Optimis Lampaui Target Padi

Sukoharjo Optimis Lampaui Target Padi

20
BAGIKAN
Ilustrasi

SUKOHARJO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mengaku optimis target produksi pertanian khususnya padi terlampaui. Bahkan mampu kembali menorehkan surplus padi.

Optimisme tersebut didasari pada kenyataan pencapaian produksi padi tahun ini. Selain itu berdasarkan pada semangat kerjasama semua pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian Kota Makmur.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Nety Harjianti mengemukakan, luas lahan padi di Sukoharjo hanya 20.643 hektare. Kendati tidak terlalu luas dibandingkan daerah lainnya, Sukoharjo merupakan daerah pertanian yang surplus beras. Dimana tahun 2016 Sukoharjo surplus 135.108 ton, atau naik 5 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara produksi padi sampai Juli sudah mencapai 205.523 ton dengan tingkat produktivitas 72,16 kuintal per hektar. Angka produksi tersebut sudah mencapai 53 persen dari target produksi 2017 sebanyak 398.106 ton.

“Kami optimis target bisa tercapai bahkan terlampaui,” ungkap Nety, Selasa (1/8).

Menurut dia, Sukoharjo telah meraih produksi padi 108 persen dari target yang ditetapkan dari Kementrian Pertanian RI pada tahun 2016. Selain itu kerjasama antara pihak terkait menunjukkan peningkatan signifikan. Misalnya Pemkab dengan kelompok tani/gapoktan, hingga pihak ketiga maupun TNI/Polri.

Nety mengatakan, pencapaian produksi padi tersebut berkat beberapa upaya peningkatan yang dilakukan oleh dinas dan pihak lainnya. Sisi perbaikan manajemen pola taman juga membantu tercapainya tingkat produksi itu. Misalnya melalui peningkatan kesuburan tanah dengan penambahan bahan organik, budidaya padi melalui modernisasi pertanian dan penerapan pengelolaan tanaman terpadu.

“Termasuk usaha kelompok tani maupun gapoktan dalam pengendalian hama tanaman, serta dukungan TNI,” kata Nety.