JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tak Kapok-Kapok, Tiga Kios Penjual Ciu di Sragen Digerebek Polisi

Tak Kapok-Kapok, Tiga Kios Penjual Ciu di Sragen Digerebek Polisi

683
BAGIKAN
Tim Satuan Sabhara Polres Sragen menggerebek tiga kios penjual miras ciu. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Jajaran Satuan Sabhara Polres Sragen menggerebek tiga
kios yang masih nekat menjual minuman keras (Miras) jenis ciu. Dari ketiga warung yang sebelumnya sudah pernah digerebek itu, petugas menyita belasan miras jenis ciu siap edar.

Temuan penjualan miras siap edar itu diketahui saat digelar operasi penggerebekan di tiga kios yng berada Sragen Kota dan Kecamatan Ngrampal. Tiga kios yang ditemukan menjual miras itu masing-masing milik Herlambang (38) warga Kampung Talangrejo, Sragen, Sunardi (44) warga Kampung Bandung, Kecamatan Ngrampal dan milik Parjianto (49) juga asal Ngrampal.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasat Sabhara AKP Agung Ari
Purnowo mengungkapkan razia digelar sebagai tindaklanjut instruksi Polda yang diteruskan oleh Kapolres perihal memerangi peredaran miras di Sragen secara tuntas.

Berdasarkan instruksi itu, tim langsung dikerahkan untuk menyisir puluhan kios yang selama ini dicurigai masih mengedarkan dan menjual miras. Namun, dari beberapa kios yang ada di wilayah Kota hingga ke Kecamatan Ngrampal, tim hanya menemukan tiga kios yang menjual miras jenis ciu.

“ Di Talangrejo Sragen, dari kios Herlambang (38), kita amankan empat botol miras jenis ciu yang langsung kita sita. Dari kios milik Sunardi kita amankan dua botol besar miras ciu sedang di warung milik Parjianto kita amankan delapan botol miras bervolume 13,8 liter,” papar AKP Agung, Rabu (9/8/2017).

Dari tiga operasi itu, total tim mengamankan 18,8 liter miras jenis ciu siap edar. Miras tersebut dikemas dalam botol bekas air mineral dengan ukuran 600 ml dan 1,5 liter. Untuk mengelabuhi petugas, pemilik kios sempat menyimpan miras jualan mereka di tempat tersembunyi.

Terhadap ketiganya, petugas langsung mendata dan meminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi menjual miras. Jika tetap nekat dan nantinya kedapatan menjual, maka akan dilakukan penindakan secara tegas.

“Seluruh barang bukti kita amankan di Mapolres. Untuk sementara penjualnya kita berikan teguran dan surat pernyataan. Apabila nanti masih menjual lagi baru kita tindak tegas. Karena miras itu membahayakan kesehatan bagi orang yang mengkonsumsinya. Razia juga
akan terus kami lakukan untuk menekan hingga memberantas miras dari peredaran di wilayah Sragen,” tegasnya. (Wardoyo)