JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Terlalu Ugal-Ugalan Naik Ninja, Pelajar SMA di Sragen Tewas Mengenaskan Usai...

Terlalu Ugal-Ugalan Naik Ninja, Pelajar SMA di Sragen Tewas Mengenaskan Usai Gasak Pikap

14467
BAGIKAN
Ilustrasi kecelakaan.

SRAGEN– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sukowati tepatnya di depan Apotek Surya Husada, Karangwodo, Sragen Tengah, Sabtu (5/8/2017) pukul 10.45 WIB. Gara-gara bermotor terlalu ugal-ugalan, dua pelajar yang mengendarai sepeda motor terlibat tabrakan hebat dengan mobil pikap.

Satu dari dua pelajar itu tewas seketika dengan luka parah setelah sepeda motor yang dikendarai menggasak pikap dari arah berlawanan. Sedangkan satu pelajar lainnya mengalami patah kaki dan terpaksa dilarikan ke RSUD SRagen.

Korban tewas diketahui bernama Kurniawan Muhammad Rosyid (17) asal Dukuh Duwet RT 2, Desa Sidomukti, Jenawi, Karanganyar. Dia berposisi membonceng sepeda motor Kawasaki Ninja AD 2995 HY yang dikemudikan rekannya Arif Setiawan (17) warga yang sama.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika kedua pelajar itu melaju dengan kecepatan kencang dari arah barat yakni Alun-Alun Sragen.

Celakanya, saat sampai di lokasi kejadian yang merupakan pertigaan, mendadak dari arah berlawanan muncul mobil Pikap AD 1748 SE yang dikemudikan Parmo (53) warga Katukan RT 18/6, Puro, Karangmalang.

Sesampai di pertigaan itu, pikap hendak berbelok ke kanan. Melihat hal itu, Arif yang mengemudikan motor Ninja dan terlanjur kencang, akhirnya gelagapan untuk mengerem. Namun karena saking kencangnya, upayanya untuk mengendalikan motor gagal.

Motor tanpa ampun menggasak mobil pikap yang sedang menyeberang. Benturan hebat tak terhindarkan. Saking kerasnya benturan, Kurniawan Muhammad Rosyid yang ada di belakang sampai terpental.

Ia akhirnya meninggal seketika setelah mengalami patah kaki, pendarahan telinga, dan patah tulang dada. Sedangkan Arif mengalami luka patah kaki kiri dan lecet pada siku. Jasad Rosyid langsung dilarikan ke RSUD bersama
Arif yang harus menjalani perawatan intensif.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag HUmas AKP SAptiwi
membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya kecelakaan dipicu oleh aksi mengendara motor dari korban yang terlalu kencang sehingga gagal menghindar dari pikap yang melaju dari arah berlawanan.

“Satu pelajar yang dibelakang meninggal sedang yang di depan dirawat di RSUD,” jelasnya.(Wardoyo)