JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Wonogiri Minta Tambahan Elpiji 3 Kilogram

Wonogiri Minta Tambahan Elpiji 3 Kilogram

38
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
Pekerja memindahkan gas kemasan tiga kilogram ke atas mobil pengangkut di salah satu agen penyalur gas elpiji di Nusukan, Banjarsari, Surakarta, Rabu (2/8). Di beberapa daerah, pasokan gas elpiji mulai menampakkan gejala berkurang.

WONOGIRI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri telah mengajukan permohonan penambahan kuota gas elpiji 3 kilogram bersubsidi. Menyusul adanya kenaikan permintaan konsumen menjelang lebaran haji (kurban) atau ldul Adha.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Guruh Santosa melalui Kepala Bidang Perdagangan Wahyu Widayati mengungkapkan permintaan penambahan kuota itu telah ditempuh.

Sebelumnya telah digelar rapat terpadu antara dinas, agen elpiji bersubsidi di Wonogiri dan pihak Pertamina.

Rapat yang dipimpin Asisten Setda Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Wonogiri Bambang Haryadi di Kantor Setda Wonogiri awal pekan ini memutuskan untuk mengirim usulan ke Gubernur Jateng.

Intinya, jatah atau kuota gas melon untuk Kabupaten Wonogiri yang selama ini sekitar 560.160 tabung per bulan ditambah.

“Pemkab Wonogiri hanya mengajukan perlu adanya penambahan kuota ke provinsi. Mengenai angka atau jumlahnya terserah keputusan atasan maupun Pertamina,” ungkap Wahyu, Kamis (10/8).

Pihaknya menyatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, terjadi kenaikan konsumsi gas melon di tengah masyarakat. Penggunaan meningkat lantaran mendekati Idul Adha maupun moment 17 Agustus.

Aris Arianto