JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo 50 Karya Seni Meriahkan Pameran Himproser

50 Karya Seni Meriahkan Pameran Himproser

44
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PAMERAN KARYA SENI—Pengunjung tengah melihat-lihat karya seni Mahasiswa FKIP Seni Rupa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang di pamerkan di Galeri Kooli Seni Jalan Yosodipuro, Solo, Jumat (8/9). Pameran VenomenArt #2 dengan tema Dare To Inspire.

SOLO– Sebanyak 50 karya seni milik mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret (UNS) memeriahkan VenomenArt#2. Pameran yang digelar HMP Himproser UNS ini digelar Jumat-Senin (8-11/9) di

Galeri Kooly Seni atau Gedung Mekar Kusuma di Jalan Yosodipuro, Banjarsari.

Acara yang dibuka Jumat (8/9) malam menampilkan beberapa seniman dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa dan teater Polah Crew dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. VenomenArt#2 kali ini mengangkat tema Dare to Inspire, yakni sebuah karya yang menggebrak zona nyaman seorang seniman.

Pada acara pameran kali ini pengunjung akan disuguhkan berbagai hasil karya menarik dan unik milik mahasiswa. “Kebetulan sebagian dari kita adalah anak kos ya kita memanfaatkan benda- benda yang ada di sekitar kos-kosan misal kaya lukisan di atas daun pintu,” ujar Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Seni Rupa (Himproser) Faiq Al-Az kepada Joglosemar.

Faiq mengungkapkan VenomenArt#2 merupakan lanjutan dari VenomenArt#1 yang diadakan pada tahun 2015. Selanjutnya dia dan teman- teman merasa tertantang untuk mengadakan pameran setelah satu tahun sebelumnya vakum. Dia berharap pameran ini akan rutin diadakan setiap tahunnya, sehingga kreativitas seniman muda semakin terasah.

VenomenArt#2 merupakan pagelaran karya seni yang diharapkan mampu menggali rasa solidaritas dan inspirasi bersama di antara para seniman muda terutama seniman muda di kota Bengawan ini. Selain menampilkan seni lukis di atas kanvas, kaligrafi, patung miniatur robot, juga menampilkan seni lukis di atas piringan hitam. Ada pula lukisan dengan pilok dengan media botol-botol bekas, seni menggambar tokoh- tokoh pahlawan memakai pita kaset dan sedotan. “Ya kita ingin memberikan inspirasi kepada siapa saja bahwa apa saja bisa jadi media seni misal seni melukis memakai pelepah pisang,” jelasnya.

Event VenomenArt#2 ini selain menampilkan karya seni juga dimeriahkan aneka workshop dan pelatihan seperti handlitering, seni cukil, dan clay. “Satu hari satu workshop dibuka untuk umum dan gratis, acara pemeran ini dibuka dari jam sepuluh pagi hingga sepuluh malam,” tandasnya.

#Kukuh Subekti