JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dahlan Siap Beber DPR Peminta Upeti

Dahlan Siap Beber DPR Peminta Upeti

241
BAGIKAN
Dahlan Iskan/Antara

MALANG—Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan siap membeberkan siapa saja anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menjadi peminta “upeti” di lingkungan BUMN. Namun dia menunggu undangan resmi dari DPR.

“Bener mau, bener ta?. Saya siap beberkan asal satu diundang resmi bukan atas keinginan saya,” jawab Dahlan kepada wartawan di sela kunjungannya di Kota Batu, Malang, Jumat (26/10).

Dahlan menegaskan, dirinya tak memiliki keinginan membeberkan siapa saja yang dituding selalu meminta “upeti” di BUMN.

Tapi jika DPR menginginkan itu dirinya siap menghadapi. “Undang saja saya secara resmi, di depan forum akan saya beberkan,” tantang Dahlan.

Menteri Dahlan kembali mengungkapkan, jika dirinya tak memiliki keinginan membongkar siapa saja yang menjadikan BUMN sebagai sapi perah baik yang berasal dari parpol maupun DPR.

Namun, apabila itu diperlukan DPR dirinya siap memberikan keterangan secara jelas. “Pokoknya saya siap membeberkan, asal diundang resmi,” tekan Dahlan seraya mengulang.

Sementara itu, Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro mengatakan siap mempertanggungjawabkan pernyataannya soal adanya permintaan upeti dari anggota DPR kepada dirinya ketika baru dilantik menjadi pejabat BUMN. “Saya akan beberkan agar tidak jadi fitnah,” kata Ismed, Jumat (26/10) sebagaimana dikutip Tempo.co.

Sebelumnya, Ismed mengaku pernah dimintai upeti oleh anggota DPR. Permintaan itu disampaikan lewat Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) PT RNI. “Katanya, itu sudah turun-temurun,” kata Ismed.

Pernyataan Ismed memang memicu polemik. Politikus dari Fraksi Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, menilai Ismed justru pernah memeras anggota DPR. “Serangan balik macam itu sangat arogan,” kata Ismed keras. Menurut dia, permintaan upeti dari anggota DPR kepada BUMN adalah rahasia umum. “Buktinya, banyak anggota DPR diadili,” katanya.

Badan Kehormatan (BK) DPR meminta kepada menteri BUMN Dahlan Iskan melaporkan siapa saja anggota DPR yang meminta upeti kepada pejabat BUMN. Dengan laporan resmi, BK akan lebih mudah memproses anggota DPR yang menyalahi aturan tersebut. “Kalau beliau ada namanya silakan laporkan secara resmi, kita akan proses” ujar Ketua BK M Prakosa, Jumat (26/10).

Prakosa mengatakan selama ini dirinya hanya tahu soal kongkalikong tersebut dari pemberitaan di media saja. Namun dalam pemberitaan itu juga tidak menyebut siapa-siapa yang dimaksud mantan Dirut PLN tersebut.

“Tapi ini kan tidak jelas siapa, atau ada berita di media tapi tidak disebutkan. Jika disebutkan di media kita akan klarifikasi, kalau Pak Dahlan menyebut siapa, kita tahu, ada indikasi kita panggil dan akan diklarifikasi,” imbuhnya.

Menurut Prakosa jika Dahlan Iskan menyebut atau melaporkan anggota DPR yang dimaksud, maka hal itu akan mempermudah kerja BK.  Detik