JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Pilkades Serentak di 17 Desa di Wonogiri: Ribuan Surat Suara Rusak

Pilkades Serentak di 17 Desa di Wonogiri: Ribuan Surat Suara Rusak

4907
BAGIKAN

WONOGIRI—Sebanyak 2.219 surat suara dalam Pilkades di 17 desa di sembilan kecamatan rusak karena terdapat coblosan lebih dari satu, Selasa (23/10). Surat suara yang tidak sah itu bagian dari total 32.827 warga yang datang memilih. Sementara jumlah ini total dari 47.584 orang yang terdata di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Wonogiri, Sriyono mengatakan hal ini tidak terjadi di Pilkades tahap pertama lalu. Kemungkinan besar rusaknya surat suara karena belum semua lipatan kertas dibuka sehingga coblosan menandas ke gambar lain atau ke luar gambar.

“Surat suara dilipat beberapa kali. Bisa terjadi saat baru dibuka dua lipatan, langsung coblos padahal di belakangnya masih ada lipatan lagi,” ujar Sriyono.

Guna mengantisipasi kejadian serupa pada Pilkades Desember di 88 desa, pihaknya akan menekankan lagi soal ini. “Meski suara tidak sah tidak berpengaruh pada perolehan suara, tapi ya wagu kalau sampai banyak,” kata dia.

Jumlah surat suara rusak terbanyak di Desa Sambiroto, Pracimantoro total ada 784 surat suara rusak. Disusul Desa Suci di kecamatan yang sama dengan 324 lembar surat rusak. Lalu di Desa Sedayu, Slogohimo ada 212 surat suara tidak sah. Paling sedikit di desa bercalon tunggal, Desa Mojopuro, Jatiroto dengan dua surat suara rusak.

Kapolres AKBP Ni Ketut Swastika mengatakan Pilkades berlangsung aman dan lancar. “Tidak ada kendala atau ada kejadian yang menghambat jalannya Pilkades. Semua personel yang sudah kita tempatkan di setiap TPS sejak beberapa hari lalu, masih ada di lokasi. Secara umum lebih lancar dari sebelumnya,” jelas Swastika.

Namun ia mengakui adanya pelaku botoh. “Botoh membotoh sejak sebelum hari H sudah adalah yang muncul, tapi petugas selalu turun di lapangan,” katanya.

Eko Sudarsono