JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Problem Lalu Lintas Solo Disorot

Problem Lalu Lintas Solo Disorot

420
BAGIKAN

BALAIKOTA—Tim Penilai Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyoroti berbagai problem lalu lintas di Kota Solo. Berbagai kekurangan dalam sistem transportasi mereka temukan.

Beberapa masalah lalu lintas yang disorot Tim WTN, di antaranya, jaringan jalan lingkar Kota Solo yang saat ini masih minim. Selama ini, Solo belum memiliki ring road, sehingga kendaraan-kendaraan bertonase lebih, terpaksa masih melintas ke jalur jalan dalam kota.  ”Kalau jalan lingkar ini sudah ada kan bisa mengurangi kepadatan di dalam kota dan tentu mengurangi emisi gas buang,” kata Ketua Tim Penilai WTN, Ahmadi ZB, di Balaikota Solo, Selasa (30/10).

Tim juga mencermati soal belum adanya koneksi antarmoda di Solo.  Antara moda satu dengan yang lainnya belum terkoneksi dengan angkutan yang mudah dijangkau. Karena itulah Tim WTN merekomendasikan layanan angkutan yang menghubungkan berbagai terminal angkutan umum tersebut.

”Seperti antara terminal dan stasiun yang belum nyambung. Minimal harus ada bus atau angkutan yang menyambung antar terminal ini, biar konek,” Kata pria yang juga menjabat sebagai Kabid Angkutan Jalan, Direktorat LLAJ Kemenhub ini.
Temuan masalah lalu lintas lainnya, kata Ahmadi, adalah banyaknya perlintasan sebidang, atau perlintasan kereta api di Kota Solo yang akan memperpanjang kemacetan di jalan. Idealnya, di perlintasan KA harus ada fly over ataupun underpass. ”Pembangunan underpass atau fly over untuk mengurai penumpukan kendaraan saat kereta melintas,” ujarnya.

Meski terdapat sejumlah kekurangan, namun, tim menilai penataan lalu lintas di Kota Solo sebagai satu di antara yang terbaik di Indonesia. Parameternya antara lain terlihat dari sudah tersedianya sarana angkutan publik, seperti Batik Solo Trans. ”Saat ini sudah cukup bagus. Sudah ada Batik Solo Trans, pembangunan terminal, zona keselamatan di jalan. Namun ada beberapa hal besar yang harus dicermati,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyatakan, Pemkot Solo dari tahun ke tahun tetap berusaha memberi pelayanan terbaik dalam bidang tranportasi. Karena itulah, pihaknya tetap pada komitmennya untuk memprioritaskan penataan transportasi dalam agenda pemerintahannya.  ”Apalagi kita sudah mendapat penghargaan Wahana Tata Nugraha Kencana, tentu akan kita tingkatkan,” kata walikota.  Tri Sulistiyani