JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Kabut Turun, Tiga Maskapai Telat

Kabut Turun, Tiga Maskapai Telat

273
BAGIKAN
Ilustrasi

SOLO—Pihak otoritas Bandara Internasional Adi Soemarmo Surakarta, mencatat sedikitnya tiga maskapai penerbangan mengalami delay atau keterlambatan penerbangan karena cuaca buruk yang mengakibatkan kabut tebal menyelimuti langit Kota Solo.

Airport Duty Manager (ADM), PT Angkasa Pura I, Bandara Internasional Adi Soemarmo Surakarta, Milda mengatakan, ketiga maskapai yang mengalami delay itu meliputi Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Lion Air.

“Tiga maskapai ini, mengalami delay dengan waktu yang bervariatif mulai 1,5 jam hingga kurang lebih 3 jam,” kata dia, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Jumat (28/12).

Sebanyak tiga maskapai penerbangan itu, dengan rincian untuk kedatangan pesawat Garuda Indonesia dari arah Jakarta menuju Kota Solo molor menjadi pukul 09.43 WIB dari jadwal normal 07.00 WIB.

Kemudian, ada tiga pesawat meliputi Garuda, Sriwijaya Air dan Lion Air yang selama ini menginap di Bandara Adi Soemarmo untuk jadwal keberangkatannya juga mengalami keterlambatan.

Disebutkan, pesawat Garuda baru bisa berangkat pukul 08.48 WIB dari jadwal yang ditentukan pukul 05.55 WIB. Di samping itu, jadwal keberangkatan Lion Air mundur menjadi pukul 09.02 WIB dari kondisi semula yang seharusnya lepas landas dari Kota Solo tepat pukul 06.15 WIB.

Sementara, Sriwijaya Air mengalami delay sekitar 1 jam dan baru lepas landas pukul 08.58 WIB dari semula pukul 07.00 WIB. Sebab, jarak pandang di langit Kota Solo pada Jumat pagi (28/12) sangat terbatas.

“Hanya 700 meter hingga maksimal 800 meter. Padahal, jarak pandang yang ideal untuk maskapai yang ingin lepas landas minimal mencapai 3.200 meter. Hal ini disebabkan, wilayah itu telah memasuki musim penghujan,” terang dia.

Untuk kedatangan pesawat Garuda, lanjut dia, yang mengalami keterlambatan itu karena terpaksa berputar-putar di langit Kota Solo sampai setengah jam, untuk kemudian diputuskan dilakukan pengalihan pendaratan sementara ke Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.

“Di wilayah itu, pesawat Garuda terpaksa transit sambil menunggu informasi lanjutan dari Bandara Adi Soemarmo mengenai perkembangan cuaca di Kota Solo. Setelah dirasa cuaca telah normal mereka terbang kembali dan mendarat pukul 09.43 WIB,” ujarnya.

Meskipun demikian, dirinya memastikan, tidak ada gangguan jadwal penerbangan. Total penumpang tiga maskapai itu, antara lain Garuda sebanyak 122 orang, Lion Air sekitar 184 orang serta Sriwijaya Air sedikitnya membawa 135 orang.

“Untuk mengantisipasi hal terburuk, kami membuka ruang tunggu penumpang internasional. Kebetulan hari ini tidak ada jadwal penerbangan internasional, supaya para penumpang yang menunggu disini tetap nyaman,” terang dia.

Endy Latief, Marketing and Sales Manager, Garuda Indonesia Solo menyebutkan, tidak ada kompensasi kepada penumpang untuk keterlambatan keberangkatan pesawat pukul 05.55 WIB karena faktor cuaca dan bukan kesalahan teknis.

Fariz Fardianto