JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Polisi Masih Selidiki Kecelakaan yang Menewaskan 3 Orang

Polisi Masih Selidiki Kecelakaan yang Menewaskan 3 Orang

688
BAGIKAN
Truk yang terlibat kecelakaan (Shofarudin)

KARANGANYAR—Polisi masih menyelidikan kecelakaan maut terjadi di Jalan Adi Sumarmo, tepatnya di sebelah timur Kolam Renang Tirta Colomadu, Karanganyar, Jumat (7/12/2012) . Kecelakaan yang melibatkan sebuah sepeda motor dengan truk molen tersebut, merenggut tiga nyawa sekeluarga.
Pihak kepolisian sudah memeriksa sopir truk molen, Agus Gunawan. “Penyebab jelasnya masih melakukan penyelidikan. Apakah nanti sopir akan dijadikan sebagai tersangka atau tidak, kita lihat nanti,” ujar Suwarsih, Kasat Lantas Polres Karanganyar, Jumat (7/12/2012).
Korban tewas dalam kecelakaan itu satu keluarga yakni Slamet Riyanto (23), warga Sambi, Boyolali bersama istrinya, Rinawati (20), warga Klodran, Colomadu, dan anak mereka, Kodama (2). Kronologisnya, ketiga korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna merah AD 2878 PM berjalan tidak begitu kencang dari arah Bandara Adi Sumarmo.
Sesampainya di depan Kolam Renang Tirta Angkasa Lanud Adi Sumarmo, Slamet Riyanto bermaksud menyalip sebuah mobil dari sisi kanan. Diduga, Slamet menyalip mobil itu sampai melebihi garis marka di tengah jalan. Kemudian dari arah berlawanan melaju cukup kencang truk molen B 9583 TF yang dikemudikan Agus Gunawan (45), warga Sukabumi, Jawa Barat.
Karena jarak antara sepeda motor dan truk molen sudah cukup dekat, Agus Gunawan tak kuasa mengendalikan kemudinya. Tabrakan pun tak terhindarkan. Sepeda motor tepat menghantam kepala truk molen hingga motor tersebut terpental.
“Saya mendengar suara benturan cukup keras. Kemudian warga berbondong-bondong menolong korban. Yang laki-laki sudah meninggal di tempat, sementara yang perempuan beserta seorang anak kecil kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar John, tukang tambal ban, yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.
Ketiga korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Islam Yarsis Solo dengan menggunakan kendaraan milik warga. Sesampainya di rumah sakit itu, Rinawati dan Kodama yang sebelumnya mengalami kritis juga menghembuskan napas terakhir. Pihak keluarga yang sudah dihubungi dan berada di rumah sakit itu tak bisa memendam kepedihannya. Isak tangis pun pecah dan memancing perhatian banyak orang.
Rudi Hartono