JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo SPBU Loji Wetan Bakal Dibongkar untuk Taman

SPBU Loji Wetan Bakal Dibongkar untuk Taman

513
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
BAKAL DIBONGKAR—Sejumlah warga melintas di depan SPBU Loji Wetan, Solo, Selasa (11/12). SPBU tersebut akan dibongkar untuk dijadikan ruang publik.

BALAIKOTA—Kota Solo bakal menambah satu lagi ruang publik. Kali ini Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di kawasan Loji Wetan akan diubah fungsinya menjadi ruang kuliner dan taman bermain. Ruang publik itu akan dilengkapi dengan area parkir underground yang menampung sekitar 70 mobil.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan, pembuatan ruang publik dan area parkir di bawahnya itu me-
rupakan kelanjutan penataan kawasan koridor Jalan Jenderal Sudirman. Saat ini operasional SPBU yang berada di lahan milik Pemkot itu sudah tidak lagi diperpanjang.

SPBU Loji Wetan sendiri berdiri di lahan Pemkot. “Kami sudah menginstruksikan pengelola untuk membongkar SPBU sebelum Januari 2013. Kontrak habis Desember ini dan sudah tidak diperpanjang,” katanya, di Balaikota, Selasa (11/12).

Walikota mengatakan, pembukaan ruang parkir di Loji Wetan, penting untuk mengurangi kesemrawutan lalu lintas kota. Menurutnya, lokasi baru tersebut bisa dimanfaatkan pengunjung Pasar Gede dan sekitarnya. “Sehingga jalan di wilayah Pasar Gede bisa lebih teratur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK), Ahyani, mengatakan, penataan koridor Jenderal Sudirman tahun depan menyasar kawasan utara, yakni sekitar Jalan Mayor Kusmanto. “Penataan di seputar Telkom dan SPBU Loji Wetan akan menjadi perhatian,” ujarnya.
Pihaknya sudah mengajukan dana sekitar Rp 20 miliar ke Pusat untuk kelanjutan penataan koridor tersebut. Pemkot, sambung dia, telah menyiapkan dana pendamping sebesar Rp 350 juta untuk merealisasikan penataan tersebut. Penataan koridor Jenderal Sudirman masih menyasar Jalan Mayor Kusmanto, bantaran Kali Pepe mulai dari Jembatan Pasar Gede sampai Kretek Gantung dan kawasan Jalan RE Martadinata. “Tahun ini kami fokus penataan di Jalan Jenderal Sudirman dulu,” katanya.

Ihwal teknis pembuatan ruang kuliner di Loji Wetan, DTRK bakal mengajak pedagang di sekitar Jalan Mayor Kusmanto untuk meramaikan lokasi tersebut. Selain kuliner, DTRK akan menambah taman bermain dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menci-
ptakan kesan teduh. “Nanti foodcourt-nya dikonsep terbuka. Pedagang akan ditata di sana.”

Lebih lanjut, Ahyani menyebut parkir bawah tanah yang ada di Loji Wetan bakal menjadi parkir bawah tanah pertama milik Pemkot. Dia mengklaim lahan parkir bisa menampung sekitar 60-70 mobil. Sebelumnya, lahan disebut bisa menampung hingga 90 mobil. “Perhitungan terakhir sekitar 60-70 mobil, belum termasuk sepeda motor,” imbuh dia.

  •  Tri Sulistiyani