JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Jalan Solo-Jogja Rawan Laka

Jalan Solo-Jogja Rawan Laka

456
BAGIKAN
Joglosemar/Angga Purnama
RAWAN LAKA – Petugas memperbaiki ruas jalan Solo-Jogja yang berlubang di simpang empat RSI Klaten, Selasa (8/1)

KLATEN—Banyaknya kendaraan dengan tonase berlebihan, membuat ruas Jalan Solo-Jogja banyak mengalami kerusakakn. Kondisi tersebut diperparah dengan intensitas dan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Klaten yang membuat lapisan aspal di jalur lintas provinsi tersebut mengelupas dan membahayakan pengguna jalan.
Dari pantauan Joglosemar, kondisi Jalan Raya Jogya-Solo di wilayah Kabupaten Klaten rusak parah yang memanjang dari Kecamatan Prambanan menuju Klaten sampai wilayah Tegalgondo, Kecamatan Wonosari. Di sepanjang jalur tersebut terdapat banyak lubang dengan kedalaman 5 sentimeter hingga 10 sentimeter dan permukaan jalan yang bergelombang yang membahayakan pengguna jalan yang melintas. Terutama bagi pengendara sepeda motor, lantaran banyak lubang yang tergenang air hujan sehingga tidak terlihat.
Salah seorang pengendara motor, Latif Arifin, mengatakan ia waswas ketika melintas di jalur tersebut. Selain karena ruas jalan yang rusak dan penuh lubang yang dalam, kondisi arus lalu lintas di jalur Solo-Jogja yang padat dan cepat membuatnya harus ekstra hati-hati. “Sejak musim hujan, jumlah lubang di sepanjang Jalan Solo-Jogja sangat banyak,” kata warga Jambukidul, Ceper, Klaten, Selasa (8/1). Menurut pria yang sehari-hari bekerja di wilayah Kalasan, Yogyakarta itu, selain mengakibatkan rusaknya ruas jalan, keberadaan truk-truk dengan tonase berat tersebut juga membuat lalu lintas macet. Hal tersebut karena truk-truk bertonase berlebih itu berjalan lamban.
Kepala Bidang Jasa Marga Dinas Pekerjaan Umum Klaten, Juwito mengatakan, bahwa perbaikan Jalan Solo-Jogja menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, karena jalan tersebut merupakan jalan nasional. DPU Klaten akan segera melaporkan kondisi jalan yang rusak kepada pihak yang berwenang. “Perbaikan jalan itu menjadi kewenangan pusat, kami hanya bisa melaporkan bila terjadi kerusakan. Kondisi terakhir jalan Jogya-Solo akan segera kami laporkan,” tegas Juwito.Sementara itu, Penilik Jalan Bina Marga Pekerjaan Umum (PU) Jawa Tengah, S Fajar Suryanto, mengatakan saat ini pihaknya memprioritaskan upaya meminimalisiasi kerusakan pada ruas Jalan Solo-Jogja.

Angga Purnama