JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo 1.099 Honorer Ikuti Tes CPNS

1.099 Honorer Ikuti Tes CPNS

385
BAGIKAN
ujian cpns – kemenag.go.id

SUKOHARJO- Sebanyak 1.099 tenaga honorer kategori II (K2) akan menjalani tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Tes tersebut rencananya langsung dilakukan oleh pemerintah pusat sekitar Mei-Juni mendatang.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukoharjo, Joko Triyono di ruang kerjanya, pekan lalu. Dipaparkan, tes itu terdiri dari dua kali secara tertulis. “Ada 1.099 tenaga honorer yang akan menjalani tes seleksi CPNS. Yang melakukan pusat dan tes sebanyak dua kali,” kata Joko Triyono.

Meski tes dilakukan oleh pihak pemerintah pusat, pembiayaan ditanggung oleh daerah. Untuk melaksanakan kegiatan itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Sukoharjo menyetujui pengucuran dana sebesar Rp 800 juta. “Kami ada dana Rp 800 juta untuk melaksanakan tes itu,” ujar dia.

Disinggung komposisi tenaga honorer yang akan melakukan seleksi, pihaknya memastikan jika ribuan orang itu tersebar di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun, sebagian besar peserta tes berasal dari tenaga pendidik dan kesehatan.

“Data nama-nama yang akan mengikuti tahapan itu sudah kami kirim ke Kementerian Aparatur Negara (Kemenpan). Terkait waktu pelaksanaan tes, naskah soal dan tempat tes, kami masih menunggu kepastian dari pusat,” imbuhnya.

Menurutnya, jika sudah ada keputusan dari pusat, pihaknya akan melaporkan hal itu kepada Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya. Dari situlah, Bupati akan menginstruksikan kepada SKPD yang memiliki tenaga honorer dan mengikuti tes itu. Tujuannya, agar peserta tes bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi tes penentuan dari statusnya dalam pemerintahan.

Disampaikan Joko, Pemkab Sukoharjo sementara waktu tidak akan membuka rekrutmen tenaga umum. Pihaknya akan fokus pada pengangkatan tenaga honorer. Pihaknya pun mengimbau kepada semua tenaga honorer di Sukoharjo untuk waspada dan tidak tregiur pada janji dari pihak-pihak tertentu untuk diangkat menjadi CPNS. Dia menegaskan, pengangkatan hanya bisa dilakukan pasca melewati tes dari Pemerintah Pusat.

Murniati