18 Sekolah Tak Gelar UN

18 Sekolah Tak Gelar UN

257
ilustrasi

WONOGIRI-Sebanyak 18 sekolah mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMP) di Kabupaten Wonogiri tidak menggelar Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ini. Alasannya, mulai dari kekurangan jumlah peserta, belum terakreditasi, hingga tidak memiliki murid.

Kepala Dinas Pendidikan (Diknas), Siswanto melalui Kabid Pendidikan SMP/SMA, Suwanto mengatakan sebanyak 14 SMP dan SMA sederajat tidak menggelar UN karena kekurangan jumlah peserta. Sedangkan satu lainnya sekolah belum terakreditasi. “Terkait kekurangan jumlah peserta tadi sudah diatur dalam Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan atau BSNP Nomor 0020/P/BSNP/I/2013 tentang prosedur operasional standar jumla peserta. Setidaknya harus ada 20 peserta didik,” jelas Suwanto, Senin (4/2).

Baca Juga :  Pemkab Wonogiri Siapkan Dana Rp 165 M untuk Atasi Permasalahan Klasik Ini

Aturan lain adalah sekolah yang menggelar UN juga harus sekolah yang terakreditasi. Meski tidak bisa menggelar UN sendiri, peserta didik dari 15 sekolah tadi tetap akan mengikuti ujian, yakni dengan bergabung ke sekolah lain terdekat.

“Untuk persiapan tetap tanggung jawab pihak sekolah terkait, namun pelaksanaan bergabung ke sekolah lain yang jumlah muridnya memenuhi syarat. Sudah kami dapatkan sekolah terdekat, tinggal pelaksanaan saja,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan TK/SD, Sri Mulyati mengatakan untuk tingkat SD sederajat tidak berlaku aturan BSNP itu. Hanya saja tiga SD dipastikan tidak akan menggelar UN karena memang tidak ada peserta ujian.

Baca Juga :  Pemkab Wonogiri Luncurkan KIA

“Di SDN 4 Basuhan (Kecamatan Eromoko) kelas VI tidak memiliki murid, jadi tidak ada peserta ujian. Dua SD swasta juga tidak menggelar ujian nasional karena memang baru berdiri. Siswanya baru ada sampai kelas 2,” terang dia.

Tahun ini UN akan dimulai dari tingkat SMA pada 15 April, lalu disusul mulai 22 April untuk SMP sederajat. Untuk SD sederajat akan dimulai pada 6 Mei 2013. Eko Sudarsono

BAGIKAN