JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali 350.000 E-KTP Siap Dibagikan

350.000 E-KTP Siap Dibagikan

331
BAGIKAN
ilustrasi

BOYOLALI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Boyolali akan membagikan sebanyak 350.000 KTP elektronik (e-KTP) pada Februari ini. Namun e-KTP tersebut akan dibagikan dalam kondisi belum aktif.

Kepala Dispendukcapil Boyolali, Sugiyanto mengungkapkan e-KTP akan dibagikan Februari ini setelah undangan selesai dibagikan. Namun menurut dia, hingga saat ini aplikasi untuk mengaktifkan data dalam e-KTP tersebut belum bisa dilakukan. “Aplikasinya belum diserahkan ke kami, namun ada surat dari Kemendagri  agar e-KTP dibagikan lebih dulu dilakukan,” ungkap dia, Jumat (1/2).

Namun pihaknya tetap berharap, aplikasi untuk mengaktifkan data keping e-KTP sudah diterima Dispendukcapil sebelum e-KTP dibagikan. Meski demikian, keterbatasan personil yang menguasai aplikasi tersebut juga menjadi kendala. Pasalnya, hingga saat ini petugas yang menguasai aplikasi tersebut baru dua orang. Padahal pembagian e-KTP dilakukan di setiap kecamatan, sehingga semestinya petugas yang menguasai aplikasi tersebut ada di masing-masing kecamatan.

Sugiyanto mengakui, pembagian keping e-KTP dalam kondisi belum aktif menjadi kurang efisien, mengingat warga harus datang kembali ke kecamatan untuk mengaktifkan e-KTP mereka. Meski demikian, pihaknya tidak bisa bertindak lebih jauh mengingat kebijakan tersebut datang dari pusat.

Sementara itu terkait teknis pembagian keping e-KTP, menurut dia akan dipilah-pilah hingga tingkatan per RT. Pembagian e-KTP ini menurutnya sekaligus menarik KTP konvensional di masyarakat. Warga yang hendak mengambil e-KTP, harus menyerahkan KTP yang lama serta menandatangani surat keterangan.

Sebanyak 350 ribu e-KTP yang sudah siap dibagikan ini, menurut Sugiyanto baru separuh dari wajib e-KTP di Boyolali. Sisa e-KTP yang belum dibagikan, pihaknya menyatakan belum dapat memastikan kapan dapat didistribusikan. Hal ini dikarenakan terkait dengan pencetakan keping dari pusat. “Target kami yang 350.000 ini dibagikan Februari, sisanya masih menunggu dari pusat dan belum bisa dipastikan,” jelas dia.

Lebih lanjut Sugiyanto mengatakan, rekam data e-KTP gratis masih diperpanjang hingga 31 Oktober 2013 mendatang. Setelah itu, maka proses rekam data maupun pembuatan e-KTP akan dikenakan tarif sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Sementara, sembari menunggu proses e-KTP jadi, maka warga yang bersangkutan masih dapat menggunakan KTP konvensional model yang lama. Ario Bhawono