JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Ada Syarat Khusus Jadi Direksi TSTJ

Ada Syarat Khusus Jadi Direksi TSTJ

1044
BAGIKAN
Taman Satwa Taru Jurug

KARANGASEM-Pansus pembahas aturan pengelolaan  Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), merumuskan syarat khusus untuk para calon direksi TSTJ ke depan.

Syarat khusus untuk calon direksi itu, diklaim untuk menciptakan pengelolaan TSTJ secara profesional sebagai lembaga konservasi. Meski sebagai lembaga konservasi, TSTJ juga dituntut untung, untuk menyetor pendapatan asli daerah (PAD) Kota Solo.

”Adanya perubahan Perda No 6 Tahun 2010 ini, pengelolaan mengarah pada profesional. Mulai dari para direksinya maupun keberadaan TSTJ itu sendiri yang tidak lepas sebagai tempat konservasi,” kata Ketua Pansus Perubahan Perda No 6 Tahun 2010, Sony Warsito, Jumat (15/2).

Syarat-syarat khusus yang dirumuskan itu, di antarnya soal batasan umur calon direksi sampai rincian pengalaman calon direksi di bidang konservasi flora dan fauna. Dia mengklaim, sebagian syarat itu sudah diatur dalam peraturan walikota (Perwali), tapi belum begitu kuat.

”Ini yang kami coba masukan dalam perubahan Perda. Sekarang sudah selesai dibahas. Memang harusnya seperti itu (ada syarat khusus),” katanya.

Selain itu, nantinya direksi TSTJ dibolehkan mengelola unit usaha. Tapi unit usaha yang dikelola itu harus tetap mengacu pada bidang konservasi. “Jadi, itu bukan hanya sekadar unit usaha. Selain sebagai lembaga konservasi, TSTJ juga bisa dapat penghasilan,” imbuh dia.

Sementara itu, Sekretaris Pansus, Reny Widyawati, mengatakan harus ada revisi Perda yang mencantumkan syarat dan tata cara pemilihan direksi tersebut. Tujuannya, agar tidak terjadi politik balas budi. ”Pemilihan direksi itu harus berdasarkan pada Perwali. Sehingga pengelolaannya bisa lebih profesional, bukan malah politik balas budi,” katanya.

Adanya penambahan pasal khusus dalam revisi Perda itu, juga untuk melindungi karyawan TSTJ. Karena, target TSTJ ke depan itu tidak hanya sekadar jadi tempat rekreasi saja. ”Keberadaan direksi itu  memegang peran penting dalam operasional TSTJ. Jadi perlu orang mumpuni di bidangnya,” imbuh dia.

Ari Welianto