Akses ke Museum Keris Disiapkan

Akses ke Museum Keris Disiapkan

381
Museum Keris
Museum Keris

BALAIKOTA-Pemkot Solo mulai menata akses jalan menuju Museum Keris. Penandaan jalan tersebut mulai dilakukan di seputar Jalan Bayangkara dan Jalan Kebangkitan Nasional.

”Proyek revitalisasi kawasan heritage di Koridor Bayangkara tersebut dimulai April tahun ini,” ujar Kabid Perencanaan Ruang Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Nunung Setyonugroho, Rabu (27/2).

Sebelum proyek fisik jalan digarap, desain jalan itu akan dibuat pada Maret nanti. Dana proyek penataan Koridor Bayangkara itu menelan anggaran Rp 1,4 miliar. Penataan Koridor Bayangkara meliputi pembuatan jalur pejalan kaki di Jalan Bayangkara mulai lampu merah Stadion R Maladi sampai Jalan Kebangkitan Nasional sepanjang 700 meter.

Penataan jalan itu sengaja diarahkan untuk menuju lokasi Museum Keris.”Pengerjaaan koridor selain penataan jalur pedestrian juga memperbaiki saluran drainase,” jelasnya.

Baca Juga :  Ini Cara Warga Karangasem Solo Meriahkan HUT ke-72 RI

Menurut Nunung, drainase perlu direvitalisasi. Karena, jalan sering tergenang saban diguyur hujan. Nantinya aliran air akan dialihkan ke seberang atau ke sub selokan. Tidak lagi mengalir di bawah jalur pedestrian seperti sekarang ini. ”Proyek dengan anggaran Rp1,4 miliar ini ditargetkan rampung enam bulan sejak dimulai awal kontrak dengan rekanan April,” paparnya.

Soal nasib PKL yang mangkal di jalan itu, dia menjamin, masih bisa berjualan.”Sterilisasi PKL merupakan hal mutlak. Boleh jualan di malam hari. Tetapi penandaan jalan sangat dibutuhkan, terutama di waktu siang,” imbuh dia.

Nunung menambahkan, sejumlah bangunan di lokasi yang akan dibangun Museum Keris akan dibongkar, mulai pertengahan Maret. Bangunan yang akan digusur itu, antara lain mes Persis Solo, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), dan Kantor Orari Solo. ”Pembongkaran bangunan di lahan hak pakai (HP) No 26 itu hanya akan menyisakan gedung eks RS Jiwa Mangunjayan yang berstatus cagar budaya,” kata Nunung.

Baca Juga :  Kisah Pelatih Paskibraka Kota Solo. Belajar dari Buku, Tegas Terapkan Kedisplinan

Kepala Bidang Kawasan Cagar Budaya dan Heritage DTRK Solo, Mufti Raharjo mengatakan, target pembongkaran bangunan di kawasan itu, rampung Juni. ”Rencana pembangunan Museum Keris juga akan dilakukan sosialisasi dengan stakeholder mulai April-Juni,” ujarnya.

Teknis pembangunan fisik Museum Keris ditangani langsung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai pengguna anggaran. ”Tugas kami hanya membantu perencanaan dan pemanfaatan lokasi cagar budaya yang ada di kawasan itu.” Muhammad Ismail

BAGIKAN