JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Angin Ribut Landa Wirun, Tiga Kios Tertimpa Pohon

Angin Ribut Landa Wirun, Tiga Kios Tertimpa Pohon

240
BAGIKAN
Angin Ribut Desa Wirun, Mojolaban Sukoharjo

SUKOHARJO- Angin ribut melanda Desa Wirun, Mojolaban, Rabu (13/2) sore. Akibatnya sebuah pohon tumbang dan menimpa tiga kios di sebelah kantor kelurahan Desa Wirun.

Informasi menyebutkan, hujan deras turun sekitar pukul 16.00 WIB disertai angin kencang. Satu jam kemudian angin bertambah besar dan membuat sebuah pohon terangkat akarnya dan menimpa tiga dari lima kios yang ada.

“Pas kejadian ibu di dalam kios, untungnya tidak apa-apa. Ibu hanya kaget dan langsung berlari keluar kios,” kata Wiyono, anak Ny Wiryo (60).

Kepala Desa Wirun, Erry Suseno Wibowo menyebutkan sementara ada tiga kios rusak, sejumlah pohon tumbang, satu rumah tertimpa pohon, dan bekas garasi PO Bekonang Putra. “Laporan yang masuk ke kami menyebutkan ada tiga kios milik pemerintah desa yang disewakan ke masyarakat rusak parah akibat terkena pohon tumbang. Satu rumah warga dan bekas garasi bus juga rusak. Tapi tidak separah tiga kios itu,” ujar Erry di kantor desa setempat.

Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Koramil, Polsek Mojolaban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan evakuasi. “Kami juga dibantu oleh warga sekitar melakukan  evakuasi di lokasi kejadian. Bahkan, ada seorang yang ikut evakuasi harus dilarikan ke UGD karena terjatuh saat memotong pohon,” ujarnya.

Selain Wirun, Dukuh Mojo Kelurahan Laban juga terkena angin ribut. Sebuah pohon tumbang dan menimpa kabel-kabel listrik sehingga memutuskan aliran listrik di wilayah Mojolaban. “Belasan pohon di Tegalmade juga tumbang akibat angin kencang itu,” ujarnya.

Kepala BPBD Sukoharjo, Suprapto mengimbau seluruh masyarakat agar berhati-hati. Pihaknya juga berharap pemangku wilayah mengkoordinir warga untuk memotong pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang. Terkait kerusakan, pihaknya akan mengusahakan bantuan. Namun, BPBD memerlukan data jumlah kerusakan dan nilainya. “Tapi kami belum bisa menjanjikannya. Kita akan usahakan karena itu rusak akibat bencana,” ujar dia.

Murniati