JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Armada Sampah DKP Uzur

Armada Sampah DKP Uzur

201

BANJARSARI-Lebih dari separuh armada dam truk sampah yang dimiliki Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo, sudah berusia tua.

Imbasnya, selain biaya operasional membengkak, juga membahayakan petugas pengguna armada dam truk itu. Kendati demikian, untuk tahun ini DKP tidak akan menganggarkan pengadaan atau penambahan dam truk.

Kepala DKP Solo, Satriyo Teguh Subroto, membenarkan kondisi armada dam truk di dinasnya itu.  Minimnya anggaran, memaksa DPK untuk tetap mengoperasionalkannya. “Jumlah armada dam truk yang kami miliki sekitar 22 unit. Lebih dari separuhnya sudah berusia tua,” katanya, kepada Joglosemar, Senin (4/2).

Padahal, masih kata Satriyo, anggaran untuk armada yang berusia tua itu lebih boros. Selain bahan bakar juga suku cadangnya. Dia mengaku cemas dengan armada tua di dinasnya itu. Terlebih beberapa waktu lalu ada truk sampah yang terguling di Klaten.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, dia minta anak buahnya agar lebih berhati-hati. ”Kami juga mengikutkan program asuransi dengan besaran Rp 60 juta/tahun, saya juga mengimbau agar petugas hati-hati,” katanya.

DKP belum akan mengadakan penambahan dam truk untuk tahun ini. Alasannya, untuk tahun ini DKP akan lebih fokus pada pengadaan road sweeper atau mobil penyapu jalan. “Kemarin kami sudah mengadakan lima unit dengan total mencapai Rp 1,3 miliar. Kalau untuk tahun ini, kami fokuskan untuk pengadaan road sweeper,” ucapnya.

Rencananya, DKP baru akan menambah armada baru di 2014 mendatang. Tetapi, ditanya jumlahnya, Satriyo belum bisa memastikannya. Ari Purnomo

BAGIKAN