Balai Desa dan 5 SD Kemalingan : Sekolah Diminta Waspada

Balai Desa dan 5 SD Kemalingan : Sekolah Diminta Waspada

315
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Kantor Balai Desa Genukharjo dan SDN 4 serta SDN 5 Genukharjo, Wuryantoro kemalingan, Selasa (5/2). Meski kerugian hanya sekitar Rp 5,2 juta, sekolah lain kini diimbau lebih waspada.

Kepala Desa Genukharjo, Sriyadi mengatakan barang yang hilang satu unit CPU dan monitornya. Pesawat televisi dan tape masih ada di tempat. Maling juga diduga tidak tahu kalau ada uang Rp 250.000 di salah satu meja.

“Maling merusak jendela dengan mencungkil. Teralis juga dicungkil. Diketahui tadi pagi. Pencurian juga terjadi di SDN 5 dan SDN 4 Genukharjo. Tapi yang di SDN 4 Genukharjo tidak ada barang yang diambil. Hanya diacak-acak,” kata dia.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Wuryantoro AKP Nugraha mengatakan di SDN 5 maling berhasil membawa satu proyektor. Sedangkan dua komputer dan beberapa alat elektronik masih di tempatnya.

Baca Juga :  Alat Tangkap Ikan Ini Akan Dimusnahkan dari Waduk Gajah Mungkur

“Hanya proyektor yang hilang. Komputer dan alat elektronik lain tidak ada. Meja dan lemari juga diacak-acak. Kerugian untuk balai desa sekitar Rp 3,5 juta dan di SDN 5 sekitar Rp 2 juta. Maling masuk dengan mencungkil pintu yang sudah keropos,” jelasnya.

Letak balai desa menurutnya berada di dekat hutan. Perkampungan baru ada sekitar 100 meter dan 200 meter dari balai desa. Sedangkan untuk SDN 5 terletak sekitar tiga kilometer dari balai desa. “Sebelah sekolah juga wilayah hutan. SD diketahui kemalingan saat penjaga sekolah tadi pagi (kemarin-red) hendak membuka kantor. Setiap hari memang penjaga selalu tidur di rumah. Di balai desa tadi juga tidak ada yang jaga,” lanjutnya.

Baca Juga :  Koramil Pracimantoro Bangun Kamar Mandi untuk Warga Kurang Mampu

Kapolsek mengimbau agar peralatan komputer dititipkan ke rumah warga terdekat supaya aman. Warga pun diminta partisipasinya agar tidak cuek jika melihat sesuatu yang ganjil. Kemungkinan jumlah pelaku belum bisa dipastikan.

Sebelumnya, tiga SD di Desa Pokoh Kidul, Wonogiri kemalingan komputer. SDN 1 dan 3 Pokoh Kidul kemalingan pada Minggu (27/1) lalu. Sedangkan SDN 2 Pokoh Kidul kemalingan pada Senin (4/2) dini hari. Total kerugian sekitar Rp 17,6 juta.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsekta AKP Hadijah Shahab mengatakan modus yang digunakan pelaku sama, yakni merusak jendela ruang kantor. Lokasi pencurian pun sama, yakni di kantor guru dan kepala sekolah. Pelaku yang diduga sama, masih dalam penyelidikan. Eko Sudarsono  

BAGIKAN