JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Baru Dibangun Jalan Sudah Rusak

Baru Dibangun Jalan Sudah Rusak

421
BAGIKAN
Jalan ke arah embarkasi haji, tepatnya di Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, yang baru saja dibangun sudah mengalami kerusakan

BOYOLALI – Jalan ke arah embarkasi haji, tepatnya di Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, yang baru saja dibangun dengan alokasi dana Rp 1 miliar, sudah mengalami kerusakan. Sejumlah bagian jalan sudah mengelupas, sementara di bagian lain bergelombang.

Menurut Sarbini (44), warga Perumahan Candra Indah Gagaksipat, kerusakan jalan cukup mengganggu pengendara yang tengah melintas. Bahkan akibat jalan yang mulus namun sebagian berlubang karena mengelupas, justru berbahaya dan rawan menimbulkan kecelakaan.

“Padahal baru saja dibangun sudah rusak,” tutur dia, Rabu (6/2).

Masyarakat menurut dia, berharap supaya jalan tersebut segera diperbaiki. Selain itu pihaknya mendesak supaya kendaraan muatan berat ditertibkan. Karena kerusakan jalan ini diduga karena banyaknya kendaraan bertonase lebih melintas di jalan tersebut. Terpisah, Dwi Purwanto, Ketua Komisi III menyatakan pihaknya sudah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke ruas jalan tersebut. Pihaknya menemukan beberapa bagian ruas jalan yang memang sudah rusak.

Terkait ini, Dwi berharap pihak rekanan segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Karena sampai saat ini proyek pembangunan jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan, sehingga masih di bawah tanggung jawab pihak rekanan. “Jalan ini memang baru saja dibangun dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan,” ungkap dia.

Mustofa Safawi, anggota Komisi III lainnya menambahkan, sepengetahuan dirinya, kerusakan jalan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki oleh pihak rekanan selama masa pemeliharaan ini. Namun kenyataannya kerusakan masih saja terjadi. Dijelaskannya, selain ruas jalan tersebut, banyak proyek-proyek APBD lainnya di 2012 yang perlu diawasi. Pengawasan ini guna memastikan hasil pembangunan berjalan dengan baik. Jika kemudian terjadi kerusakan, maka selama masih dalam masa pemeliharaan, tanggung jawab perbaikan masih ada di pihak rekanan.

“Kami akan sering Sidak sebagai wujud pengawasan pengerjaan proyek, terutama proyek tahun 2012 yang baru saja selesai,” papar dia. Menurut Musthofa, jangan sampai proyek pembangunan baru saja selesai namun cepat rusak. Jika terjadi kerusakan dan tak kunjung diperbaiki, maka menurut dia yang paling dirugikan adalah masyarakat.  Ario Bhawono