JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Belasan Minimarket di Solo Langgar Perda

Belasan Minimarket di Solo Langgar Perda

912
BAGIKAN

BALAIKOTA-Pemkot Solo akan meninjau ulang keberadaan minimarket yang buka 24 jam. Pemkot menyatakan, minimarket yang beroperasi 24 jam menyalahi Perda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT), Pujo Haryanto, menyebut, jumlah minimarket yang beroperasi 24 jam itu, mencapai belasan.  ”Soal minimarket buka 24 jam itu, berlawanan dengan Perda Nomor 5/2011 tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern,” ujarnya, Selasa (12/2).

Sedangkan peninjuan ulang belasan minimarket itu, terkait dengan maraknya aksi pencurian dan perampokan di sejumlah minimarket di wilayah Solo. Aksi teranyar, seperti diberitakan Joglosemar, Selasa(12/2), minimarket di Mojosongo dirampok,dan pegawainnya ditembak dengan senjata air soft gun.

Kendati melanggar aturan, Pujo memastikan semua minimarket itu mengantongi izin resmi dari Pemkot. Musabab belasan minimarket yang langgar Perda tapi mengantongi izin resmi itu, kata Pujo, karena Minimarket 24 jam sudah ada lebih dulu sebelum Perda itu disahkan. “Kami tidak pernah menerima izin minimarket yang bertentangan dengan aturan normatif,” ucapnya.

Anehnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto, justru berpendapat lain dengan pernyataan BPMPT. ”Minimarket buka 24 itu menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Jadi tidak masalah dan boleh manyalahi aturan,” katanya.

Yang jadi persoalan, lanjut dia, adalah pemilik minimarketnya, yang harus mengamankan tokonya sendiri. Upaya itu, bisa bekerja sama dengan kepolisian atau memasang CCTV. Pihaknya juga berharap satuan Linmas turut bersinergi mengamankan wilayahnya, termasuk mengamankan minimarket.

Muhammad Ismail