JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Berbahaya, Jalan di Tasikmadu Rusak Berat

Berbahaya, Jalan di Tasikmadu Rusak Berat

316
BAGIKAN
JALAN RUSAK—Pengendara mobil dan motor tengah melintas di jalan yang menghubungkan antara Tasikmadi dan Palur, tepatnya di Desa Buran, Tasikmadu yang kondisinya rusak berat, Selasa (19/2). Muhammad Ikhsan
JALAN RUSAK—Pengendara mobil dan motor tengah melintas di jalan yang menghubungkan antara Tasikmadi dan Palur, tepatnya di Desa Buran, Tasikmadu yang kondisinya rusak berat, Selasa (19/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Kondisi jalan beraspal di Kecamatan Tasikmadu terutama di Desa Buran sangat memprihatinkan. Selain dipenuhi lubang menganga, kondisi aspal juga mengelupas sehingga membahayakan pengguna jalan.

Salah satu warga Desa Buran, Suparmin (35) menuturkan jika hujan turun, jalan di daerahnya menjadi kubangan berisi air dan membahayakan. Apalagi jika malam hari, kondisi jalan gelap gulita karena minimnya penerangan. “Sering terjadi kecelakaan, apalagi jika musim hujan. Pengendara biasanya berebut jalan untuk menghindari kubangan,” katanya, Selasa (19/2).

Suparmin menceritakan, parahnya kondisi jalan itu juga sudah memakan korban jiwa. Pada Sabtu (16/2) lalu seorang pengendara sepeda motor, Murdewi Eko Yuni (35), warga Suruhkalong RW 6 RT VII, Desa Pandewan, Tasikmadu meregang nyawa setelah terlindas truk tronton karena terperosok ke sebuah lubang.

“Jalan ini sebenarnya jalan utama, seharusnya segera mendapat perhatian dari Pemkab. Apalagi saat jam berangkat dan pulang kerja, selalu padat dengan kendaraan bermotor dan mobil,” kata Suparmin.

Sementara, Camat Tasikmadu, Kurniadi Maulato menyayangkan cepat rusaknya aspal jalan meski belum lama diperbaiki. “Dalam satu tahun belakangan sudah tiga kali diperbaiki. Karena sudah rusak lagi, kami harap DPU bisa segera melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Kurniadi menerangkan, kerusakan jalan juga disebabkan oleh banyaknya truk tronton bermuatan berat yang sering melintas. Padahal jalan tersebut merupakan jalan kelas III yang tidak bakal kuat jika dilewati truk tronton. “Ini jalan kelas III seharusnya tidak boleh truk-truk dengan muatan lebih dari 4 ton melintas,” ujarnya. Sementara itu, Kepala DPU Karanganyar, Priharyanto belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini. Muhammad Ikhsan