Black Campaign, Calon Kades Jatiwarno Lapor ke Polisi

Black Campaign, Calon Kades Jatiwarno Lapor ke Polisi

494
LAPOR POLISI—Calon Kepala Desa Jatiwarno, Eli Muhammad Marjuki (42) menunjukkan bukti surat laporan dari Polsek Jatipuro, Senin (4/2). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahap kedua yang akan berlangsung serentak pada tanggal 21 Februari mendatang semakin panas. Calon Kepala Desa (Kades) Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Eli Muhammad Marjuki (42) dihantam kampanye hitam (black campaign) berupa beredarnya SMS yang menyudutkan diri dan keluarganya.

Tak terima dengan aksi kampanye hitam itu, Eli melaporkannya ke Polsek Jatipuro. Informasi yang berhasil dikumpulkan, isi SMS yang beredar di seputar Desa Jatiwarno itu menyebut bahwa anak perempuan Eli yakni YP (15) yang masih duduk di bangku SMP, tertangkap tangan sedang berbuat mesum dengan temannya, YD (18) di sebuah warnet di desa tersebut.

Menurut Eli, SMS tersebut telah mencemarkan nama baik dirinya dan keluarganya. Ia menduga memang ada oknum yang sengaja menyebarkan luaskan SMS fitnah tersebut. “Sepertinya memang ada oknum yang mau menjatuhkan saya di Pilkades mendatang,” kata Eli di rumahnya, Senin (4/1).

Baca Juga :  Misteri Terduga Teroris Karangpandan. Dikenal Jarang di Rumah, Warga Tak Tahu Profesinya

Ia menerangkan, pihaknya mendatangi Polsek Jatipuro pada Minggu (3/2) dengan aduan pencemaran nama baik. Ia pun mendapat Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Nomor: STTL/02/II/2013/ Sek Jtpr. “Saya harap ini sudah masuk ranah hukum dan segera diselesaikan tuntas. Supaya diketahui siapa penyebar pertama pesan singkat itu,” tegasnya.

Penelusuran Joglosemar di Desa Jatiwarno, beredarnya SMS yang menyudutkan Eli tersebut mulai muncul pada Minggu (27/1). Warga di desa tersebut juga mulai terusik dengan adanya SMS itu. Kepala Dusun Brenggolo, Desa Jatiwarno, Sabarno, mengatakan pihaknya sudah melakukan kroscek ke YP dan penjaga warnet, Sriyanto (20). “Awalnya saya tidak tahu, tetapi setelah mengetahui adanya pesan singkat yang menyebar itu, saya langsung melakukan kroscek,” jelasnya.

Baca Juga :  Geger Penangkapan Teroris di Karangpandan, Karanganyar. Tersangka Ditangkap Usai Imami Salat di Masjid

Dari keterangan yang didapat dari Sriyanto dan YP, Sabarno mengaku YP dan YD datang ke warnet pada Jumat (25/1). Menurutnya, di warnet itu, Sriyanto hanya berpesan agar semua pengunjung bersikap sopan saat berada di dalam bilik warnet. “Sriyanto juga mengaku tidak memergoki keduanya (YP dan YD) berbuat mesum,” ungkap Sabarno.

“Tetapi entah kenapa kabar yang beredar di luar menyebutkan bila mereka berdua telah berbuat mesum. Kemudian SMS itu mulai menyebar ke sejumlah warga desa beberapa hari setelahnya. Kedua anak tersebut saat kami tanya mengaku di warnet hanya mencari bahan tugas,” tambahnya.

Di sisi lain, Kapolsek Jatipuro, AKP Cahyadi membenarkan adanya laporan pencemaran nama baik yang dilakukan Eli tersebut. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. Muhammad Ikhsan

BAGIKAN