Bocah 1,5 Tahun Tewas Tercebur Kubangan

Bocah 1,5 Tahun Tewas Tercebur Kubangan

217

Bermain Tanpa Pengawasan

ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI-Peristiwa memilukan menimpa seorang bocah bernama Rizal Muhammad yang masih berusia 1,5 tahun, Selasa (26/2) siang. Akibat bermain tanpa pengawasan orangtua, anak pasangan suami istri Simu (24) dan  Sumiyati (22), warga Dukuh Wangkis, Dibal, Ngemplak, Boyolali ini tewas secara tragis karena tercebur ke dalam kubangan milik tetangganya.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, sekitar pukul 10.00 WIB korban tampak bermain sendiri di rumah Sang Kakek, Slamet.  Saat itu Rizal dititipkan di rumah kakeknya karena kedua orangtuanya pergi bekerja. Diduga karena kurang pengawasan, korban pun bermain ke luar rumah tanpa sepengetahuan kakeknya.

Bahkan Rizal bermain hingga di kubangan air milik tetangga yang jaraknya 100 meter dari rumah Slamet. Nahas, diduga korban tercebur ke dalam kubangan sedalam 1,5 meter tersebut. Kejadian ini baru terungkap saat orangtua korban bingung mencari anaknya yang tidak ada di rumah. Meski sudah dicari di sejumlah tempat dan tetangga, anak laki-laki kesayangan itu belum juga ditemukan.

Baca Juga :  Soal Wacana Sertifikasi Warung Makan di Solo, Ini Kata Pemilik Tahu Kupat Sido Mampir hingga Soto Gading

Dibantu sejumlah tetangga, pencarian korban dilanjutkan. Tak berapa lama, warga mencurigai kubangan yang ada di dekat rumah karena ditemukan celana merah yang mengambang di kubangan tersebut. Setelah diperiksa, alangkah kagetnya mereka saat menemukan korban sudah  dalam kondisi tidak bernyawa.

Kontan saja, kejadian tragis tersebut membuat gempar warga sekitar. Musibah ini pun dilaporkan ke aparat setempat, termasuk ke Polsek Ngemplak. Mendapat laporan itu, petugas segera datang bersama tim medis Puskesmas. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda penganiayaan pada jasad korban. Sehingga diduga korban tewas karena tercebur kubangan saat bermain tanpa pengawasan.

Baca Juga :  Kedok Bandar Pil Koplo Asal Sragen Ini Terbongkar Gara-gara Kecelakaan di Jalan Raya Sukowati

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Ngemplak AKP Dwi Wahyuni membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan dan keterangan medis, kematian korban menurut Kapolsek murni karena kecelakaan. “Korban bermain tanpa pengawasan orang tua, kemudian tercebur kubangan dalam,” ungkap dia.

Lantaran dinilai tidak ada unsur penganiayaan atau pidana dalam kasus ini, jasad korban kemudian langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Ario Bhawono

BAGIKAN