JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Calon Boneka Saingi Kandidat Wawali

Calon Boneka Saingi Kandidat Wawali

184
BAGIKAN
Pooling Wawali

SOLO-DPC PDIP Solo, masih bungkam, soal calon tunggal Wakil Walikota (Wawali) Solo yang direkomendasikan DPP PDIP. Calon yang direstui Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi FX Hadi Rudyatmo memimpin Solo itu, baru akan diumumkan, Sabtu (2/2) hari ini.

Tak hanya mengumumkan calon Wawali versi DPP, DPC PDIP Solo juga menyiapkan satu calon lagi agar sesuai syarat pemilihan Wawali oleh DPRD.  Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, memastikan calon boneka atau calon bayangan sebagai pelengkap syarat itu, dari anggota Fraksi PDIP di DPRD Solo.

”Disebut calon boneka, silakan masyarakat yang menilai,”  kata Teguh, Jumat (1/2). ”Yang jelas sebagai kader partai, harus mengamankan rekomendasi,” katanya lagi.

Meskipun nama kandidat Wawali yang direstui Megawati sudah di tangannya, Teguh belum berani menyebutkannya. Nama kandidat Wawali yang jadi teka-teki itu, baru akan disampaikan hari ini, di kantor DPC PDIP di  Brengosan, Purwosari, Solo. ”Hasil rekomendasi Cawawali Solo satu orang. Siapa orang tersebut nantinya DPC akan mengelar jumpa pers,” ucapnya.

DPC memastikan, nama yang direkomendasi merupakan salah satu dari enam kandidat yang sudah dites sebelumnya. Enam nama tersebut adalah, Achmad Purnomo, Gatot Sugihartono, Helmy Ahmad Sakdillah, Joko Purnomo, Bambang Rahmadi dan Hari Mulyadi.

Sedangkan saingan calon yang direkomendasikan DPP itu, kata Teguh, bukan kader luar partai. Alasannya, pada penggunaan dana yang terlalu tinggi. Dia berujar, memilih kader partai,  tentunya akan lebih mudah dan tidak perlu syarat yang ribet.

Setelah kandidat Wawali diumumkan hari ini, mulai Minggu (3/2), Fraksi PDIP akan melobi lima fraksi di DPRD Solo. Kemudian, pada Senin (4/2), dua calon Wawali akan dikirim ke DPRD Solo.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), siap mengamankan hasil rekomendasi calon Wawali dari DPP, siapa pun oragnya. Rudy mengatakan, keputusan DPP tidak bisa diganggu gugat, meski muncul penolakan dari kader partai sekalipun. ”Jika partai sudah mengariskan, maka kader harus mengamankan dan mematuhinya,” pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP PDIP, Tjahjo Kumolo, menyatakan, calon Wawali Solo yang direkomendasikan  sudah diputuskan dalam rapat pleno, Kamis (31/1) lalu. ”Kami sudah menyerahkan rekomendasi itu ke DPC Solo, setelah selesai rapat pleno sejak sore sampai malam. Cuma satu nama saja,” kata Kumolo.

Dia juga bungkam soal nama yang direkomendasikan itu. ”Silakan tanya  ke DPC atau Ketua DPRD langsung saja nama calon Wawalinya. Yang jelas rekomendasi sudah kami serahkan,” lanjut dia. Muhammad Ismail | Ari Welianto