JOGLOSEMAR.CO Sport Cedera Parah, Karier Milito Tamat?

Cedera Parah, Karier Milito Tamat?

233
BAGIKAN
Milito
Diego milito

MILAN-Kemenangan Inter Milan 2-0 atas CFR Cluj dibayar mahal dengan cederanya Diego Milito pada pertandingan babak 32 Besar Liga Europa di Giuseppe Meazza, Jumat (15/2) dini hari WIB. Milito terkena cedera lutut parah yang mengharuskannya istirahat hingga sembilan bulan. Dengan demikian, kiprah Milito pada musim ini dipastikan tamat.

Milito yang dipasang sebagai starter tiba-tiba terjatuh sata pertandingan baru berjalan tujuh menit. Striker asal Argentina itu terjatuh lalu memegangi lututnya sambil meringis kesakitan. Tak lama Milito langsung ditandu keluar lapangan dan digantikan Rodrigo Palacio. Palacio inilah yang akhirnya mencetak dua gol kemenangan Inter atas Cluj.

Usai laga pelatih Andrea Stramaccioni langsung mengumumkan kabar buruk bahwa Milito yang langsung menjalani pemeriksaan di rumah sakit, ternyata mengalami kerusakan pada ligamen lutut kiri.  Dia harus menjalani operasi yang pemulihannya memakan waktu minimal enam bulan yang mana artinya musim 2012/2013 berakhir lebih cepat untuk pemain 33 tahun itu. “Sayangnya cedera ini merusak kemenangan malam ini,” ujar Stramaccioni di Football Italia.

“Ada otot ligamennya yang putus dan mengalami kerusakan (bagian collateral ligamen). Ini cedera yang sangat buruk dan cedera yang benar-benar baru dibanding yang dulu pernah dideritanya,” sambungnya. “Kemungkinan terjadi cuma satu persen, tapi itu terjadi pada Diego. Kini kami hanya perlu tahu kapan ia harus menjalani operasi.”

Tumpuan

Kehilangan Milito yang musim ini sudah mencetak sembilan gol dan lima assist di seluruh kompetisi membuat Nerazzurri kini hanya bertumpu pada Palacio, Antonio Cassano dan Tomasso Rocchi di tiga kompetisi tersisa. “Ini kabar yang buruk dan kami begitu peduli padanya sebagai pribadi dan juga pemain. Saya secara personal sangat dekat dengannya dan merasa begitu sedih saat ini,” tutup Stramaccioni.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, di Giuseppe Meazza, Inter secara umum lebih dominan dalam penguasaan bola dan mengkreasikan peluang. Gol pertama dihasilkan menit ke-20. Bermula dari sukses Fredy Guari merebut bola dari Lazslo Sepsi, dia kemudian melepaskan umpan terobosan pada Palacio. Sukses melewati tekel yang dilakukan seorang pemain Cluj, Palacio dengan tenang mencploslkan bola ke dalam gawang. Gol kedua tercipta menit ke-86. Palacio mencetak gol keduanya usai memantaatkan umpan yang lepas Kovacic. 

Detik | Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here