JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Curhat ke Jokowi, Ibu-ibu Menangis Minta Huni Rusun Marunda

Curhat ke Jokowi, Ibu-ibu Menangis Minta Huni Rusun Marunda

347
rusun marunda (dtc)
jokowi

Jakarta – Air mata jatuh menetes di pipi 3 orang ibu saat Curhat ke Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Mereka yang menjadi korban banjir ini ingin menjadi penghuni Rusun di Kampung Marunda, Jakarta Utara.

Tiga ibu itu menyambangi Jokowi yang berkesempatan meninjau Rusun di Kampung si Pitung itu,  Sabtu (2/2). Jokowi didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta, Novizal

Ketiganya menceritakan perjuangannya untuk dapat menghuni Rusun yang kini laris manis itu. Salah satunya seorang warga korban banjir di Pluit, Tati Rohyati (60). Dua ibu lainnya juga punya keluhan serupa dan menangis.

“Saya belum dapat Rusun, Pak. Saya kebanjiran belum punya rumah, sendirian. Minta Rusun di sini, suami nggak ada,  15 tahun ditinggal. Tolonglah saya, Pak,” ujar Tati sambil menangis sesenggukan dan membasuh air matanya.

Menanggapi keluhan para ibu, Jokowi segera menindaklanjutinya. “KTP-nya (fotokopi KTP) diambil, nanti langsung diproses ya,” kata Jokowi dengan ramah.Para ibu selanjutnya menyerahkan foto kopi KTP ke ajudan Jokowi.

Selain Curhat tersebut,  Jokowi juga telaten mendegarkan satu persatu keluh kesah dari ratusan penghuni Blok 2 dan 3 Rusun Marunda yang berkumpul di lantai dasar Rusun Marunda. “Ini ada indikasi dijual Pak, minta tolonglah, Pak,” kata seorang warga.

Keluhan yang serupa seputar pengelolaan Rusun juga disampaikan warga lainnya. “Ada sebagian warga Muara Baru yang belum dapat kunci. Sedangkan rumahnya di Muara Baru sudah terendam,” curhat seorang pria.

Menanggapi keluhan warganya, Jokowi berjanji menindaklanjutinya. “Ya nanti dicatat semuanya,” kata Jokowi.

Memang benar, Rusun Marunda, Jakarta Utara, kini laris manis bagai kacang. Ada 5 blok di Rusun Marunda telah penuh dihuni warga. Sedangkan 14 blok masih dalam tahap perbaikan.

“Lima Blok ini sudah penuh. Itu pun 2 blok belum ada listrik dan airnya. Jangan dipikir kita nggak kerja, kita kerja tiap malam. Makanya sisanya mau diperbaiki. Sisanya ada 14 blok,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta warga antre untuk mendapatkan Rusun. Bagi warga yang belum menerima kunci, kata Jokowi, diharapkan tinggal di rumah masing-masing dahulu.

“Tinggal dulu di rumahnya. Kalau mau tinggal di tempat yang belum diperbaiki silakan, tidak apa-apa. Semuanya ngantre. Ini kita kebut-kebutan, yang harusnya kita garap dua bulan jadi sebulan, yang sebulan jadi seminggu,” ujar sarjana Kehutanan UGM ini.

Detik

BAGIKAN