Danramil dan Babinsa Dilarang Banyak Berkhayal

Danramil dan Babinsa Dilarang Banyak Berkhayal

706
Kepala Seksi Operasi Korem 074/Warastratama, Letkol (Inf) Rudi Martiandi saat memberikan pembekalan kepada jajaran Danramil dan Babinsa Kodim 0725/Srg di Makodim 0725/Sragen, Selasa (19/2).
Kepala Seksi Operasi Korem 074/Warastratama, Letkol (Inf) Rudi Martiandi saat memberikan pembekalan kepada jajaran Danramil dan Babinsa Kodim 0725/Srg di Makodim 0725/Sragen, Selasa (19/2).

SRAGEN—Para personel Komandan Koramil (Danramil) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0725/Sragen diingatkan untuk menjauhi pemikiran berkhayal bisa hidup senang-senang dengan bergelimang materi. Sebaliknya, mereka diharapkan lebih produktif dan aktif untuk terjun ke lapangan membantu masyarakat dalam memajukan desa maupun daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Operasi Korem 074/Warastratama, Letkol (Inf) Rudi Martiandi saat memberikan pembekalan kepada jajaran Danramil dan Babinsa Kodim 0725/Srg di Makodim 0725/Sragen, Selasa (19/2). Dalam arahannya, Rudi tegas meminta seluruh jajaran Danramil dan Babinsa agar pandai-pandai mengatur waktu dan mengedepankan tugas melayani masyarakat.

“Jangan pernah berkhayal atau berharap muluk-muluk bisa selalu bersenang-senang, banyak materi dan wanita. Kalau tiga hal itu sering dipikirkan secara berlebihan, maka akan menghambat energi positif dan produktivitas kerja,” ujarnya di hadapan 20 Danramil dan 220 Babinsa se-Kodim.

Baca Juga :  Usai Adipura dan Budhipraja, Kabupaten Sragen Raih Penghargaan Inagara

Rudi juga menekankan pentingnya introspeksi dan refleksi diri terhadap kinerja serta pengabdian yang sudah dilakukan. Dengan begitu, maka setiap personel, Danramil, maupun Babinsa akan bisa mengukur sejauh mana kinerjanya dan memperbaiki kekurangannya.

Untuk bisa sukses dalam bertugas, ia juga meminta semua jajaran untuk menerapkan manajemen waktu. Mengingat tugas Danramil dan Babinsa adalah ujung tombak aparat TNI AD di wilayah dalam menjaga kondusivitas wilayahnya. “Yang tak kalah penting, sebagai aparat kewilayahan harus paham tugas dan tanggung jawab. Kenali kondisi geografi, demografi, dan sosial masyarakat. Disiplin menjadi kunci supaya tugas pokok tercapai,” tambahnya.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Polres dan Dishub Soal Keberadaan Becak Motor di Sragen Langgar Aturan

Sementara, Dandim 0725/Sragen, Letkol (Inf) R Wahyu Sugiarto berharap dengan pengarahan itu, 20 Danramil dan 220 Babinsa yang berada di bawah komandonya bisa memahami, mengerti, dan mengaplikasikan materi yang disampaikan. Sehingga mereka tidak bingung maupun pusing saat melaksanakan tugas sehari-hari. “Keberadaan Danramil dan Babinsa bermanfaat bagi wilayah. Babinsa harus bisa berkomunikasi dengan masyarakat dan koordinasi dengan pihak desa. Semua harus berpikir memberikan dukungan untuk desa supaya lebih maju,” tuturnya. Wardoyo

BAGIKAN