JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Di Kecamatan Tanon dan Sukodono : 40 Bayan Kemplang Rp 731 Juta

Di Kecamatan Tanon dan Sukodono : 40 Bayan Kemplang Rp 731 Juta

500
BAGIKAN
ilustrasi

SRAGEN—Tim penanganan tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) Sragen mulai hari ini (Jumat, 8/2) akan memulai tahapan klarifikasi terhadap perkembangan penyelesaian tunggakan PBB yang ada di 16 kecamatan. Sementara, dari dua kecamatan yakni Tanon dan Sukodono, tim mencatat ada 40 bayan yang ngemplang PBB senilai total Rp 731 juta.

Kasie Perencanaan dan Intensifikasi PBB Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Sragen, Haryoko mengatakan hasil klarifikasi ke Tanon mendapati total tunggakan PBB mencapai Rp 665.465.370 di tangan 32 bayan. Namun saat dilakukan pemanggilan, hanya 24 yang hadir, satu lunas dan tujuh lainnya mangkir tanpa keterangan. Hasil klarifikasi juga menunjukkan separuh lebih tunggakan diakui telah dipakai oleh bayan, 15 persen di klaim, dan sisanya di wajib pajak (WP).

Setali tiga uang, modus pengemplangan PBB juga terekam di Kecamatan Sukodono. Dari total tunggakan Rp 66.862.872 yang ada di delapan bayan, 85 persen tunggakan nyangkut di bayan, sedang 15 persen sisanya ada di klaim dan WP. Dari delapan oknum ini, satu bayan tidak hadir sedang tujuh lainnya datang dan mengakui telah memakai setoran PBB. Semua bayan pengemplang PBB di dua kecamatan tersebut kemudian diminta membuat surat pernyataan kesanggupan menuntaskan tunggakan dalam tempo sebulan ke depan.

Sementara, Kabid PBB, Harianto Sapoetro mengatakan Sukodono adalah kecamatan terakhir yang diklarifikasi. Selanjutnya, mulai hari ini, tim akan mengalihkan konsentrasi untuk melanjutkan kroscek terhadap progress penyelesaian tunggakan di 16 kecamatan. Target pertama yang akan dikroscek adalah Kecamatan Masaran yang dideadline satu bulan dan berakhir hari ini, Jumat (8/2). “Mulai besok (hari ini) kita akan panggil pihak kecamatan untuk melihat perkembangan penyelesaian tunggakan selama sebulan dari bayan. Setelah 16 kecamatan selesai dikroscek, nanti hasilnya bagaimana, akan kami buat data sekaligus bahan evaluasi untuk disampaikan ke bupati,” ujarnya. Wardoyo

10 Tunggakan PBB Tertinggi di Tanon dan Sukodono:

Kecamatan Tanon

No. Nama (wilayah)—Tunggakan

1. Suyatno, Gabugan- Rp 99.886.070

2. Sunyoto, Padas- Rp 54.278.766

3. Sarmin, Suwatu- Rp 41.429.792

4. Sudarto, Gading- Rp 27.492.378

5. Sugiyanto, Gawan- Rp 26.768.374

6. Wardi, Ketro- Rp 26.270.352

7. M. Arif, Padas – Rp 20.868.744

8. Agus Salim, Kalikobok- Rp 19.373.700

9. Sumardi, Jono- Rp 17.779.306

10. Setyoko, Jono- Rp 17.442.622

Kecamatan Sukodono

No. Nama (wilayah)—Tunggakan

1. Suwardi, Pantirejo- Rp 12.561.608

2. Kuat, Kr Anom- Rp 12.016.140

3. Surahman, Majenang- Rp 10.248.524

4. Basuki, Pantirejo- Rp 9.735.726

5. Triyanto, Jatitengah- Rp 7.568.771

6. Dardi, Gebang- Rp 6.074.660

7. Samin, Gebang- Rp 5.906.820

8. Widodo, Kr Anom- Rp 2.370.621

9. Pj Suradi, Juwok- Rp 380.002

Sumber: Tim Pemkab8