Dibangun 4 Lantai, Proyek Klewer Rp 300 M

Dibangun 4 Lantai, Proyek Klewer Rp 300 M

549
Pasar Klewer

BALAIKOTA- Detail engineering design (DED) revitalisasi Pasar Klewer dinyatakan rampung. Hasilnya, Pasar Klewer akan dibangun empat dengan total biaya revitalisasi sebesar Rp 300 miliar.

Namun, Pemkot Solo belum mempunyai sumber dana untuk membiayai revitalisasi pasar itu. Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Pemkot Solo, Subagiyo, mengatakan, DED itu rampung akhir Desember lalu, dengan biaya Rp 350 juta.

Pembangunan Pasar Klewer, nantinya diselaraskan dengan makna filosofis kawasan Keraton Kasunanan Surakarta, disertai perubahan bentuk arsitektur khas Jawa.

”Perubahan utama dalam DED pasar tersebut yakni bangunan pasar yang kini menghadap ke utara diubah menghadap ke timur,” ujar Subagiyo, Selasa (5/2).

Kata Subagiyo, semua bangunan pasar akan terpusat ke alun-alun utara. Sedangkan bangunan sebelah timur pasar akan diratakan dan lahannya disulap menjadi ruang terbuka hijau untuk publik.

Baca Juga :  Rotary Club dan Rotaract Club Sukseskan Vaksinasi MR

Luas ruang publik tersebut bahkan mencapai sepertiga dari total luas Pasar Klewer yang mencapai satu  hektare, atau sekitar 3.000 meter persegi. ”Ruang ini bisa digunakan untuk interaksi sosial. Dengan ruang terbuka ini, ikon Gapura Paku Buwono X lebih menonjol,” ujarnnya.

Sebelum merampungkan DED, katanya, kajian feasibility study atau studi kelayakan pasar sudah dibuat. Menurutnya, meski DED sudah rampung dibuat, namun Pemkot belum memiki dana Rp 300 miliar itu. ”Belum ada dana untuk pembangunan Pasar Klewer yang nilainya cukup besar tersebut,” ucapnya.

Dia lantas merinci, Pasar Klewer akan dibangun empat lantai ditambah lantai basement. Tapi, tingginya tidak melebihi ketinggian Sangga Buwana. Meski mengalami penyempitan luas lahan hingga sepertiganya, keempat lantai pasar tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 3.091 pedagang.

Dengan daya tampung sebanyak itu, DPP mengklaim, seluruh pedagang pemegang Surat Hak Penempatan (SHP) Pasar Klewer sebanyak 2.220 pedagang, bisa tertampung. Selebihnya, kios di bangunan pasar yang baru, akan diperuntukkan bagi pedagang oprokan pemegang Kartu Tanda Pengenal Pedagang (KTPP).

Baca Juga :  Museum Keris Dibuka, Ini Permintaan PKL Selter Sriwedari

Bahkan, Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal di sekitar pasar juga bisa tertampung. ”Dipastikan bangunan Pasar Klewer baru akan terbebas dari PKL dan lebih menarik,”  imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Solo, Anung Indro Susanto, mengatakan, tahapan pembangunan Pasar Klewer saat ini masuk tahapan kajian penataan lalu lintas. Kajian itu dibuat untuk mengatasi kemacetan di kawasan Pasar Klewer.

”Pihaknya menyediakan lahan parkir di setiap lantai pasar hingga roof top di Klewer. Sementara lantai basement digunakan untuk bongkar muat barang,” katanya. Muhammad Ismail

BAGIKAN