Dinkes: PKD Sudah Diserahkan ke Desa

Dinkes: PKD Sudah Diserahkan ke Desa

354
PKD MANGKRAK—Bangunan baru PKD Suruh, Tasikmadu, belum juga digunakan sejak selesai dibangun pada November 2012 lalu. Foto diambil pekan lalu.

KARANGANYAR—Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar kembali membantah jika dituding belum menyerahkan penggunaan bangunan baru Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) di empat desa. Seperti diketahui empat bangunan PKD yakni PKD Jumapolo, PKD Tawangmangu, PKD Kalijirak (Tasikmadu), dan PKD Suruh (Tasikmadu) hingga kini masih mangkrak dan belum difungsikan.

Kepala Dinkes Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengatakan empat PKD yang baru selesai dibangun tersebut telah diserahkan ke pihak desa akhir tahun kemarin. “Sudah kami serahkan, dan itu menjadi milik desa,” katanya, Minggu (3/2).

Baca Juga :  20 Petani Tawangmangu Gelar Aksi Jalan Kaki Untuk Temui Ganjar Pranowo

Terkait pembangunan empat PKD tersebut, Cucuk mengaku menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2012 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan nominal berbeda-beda di setiap PKD. “Beda-beda antara empat PKD itu. Kisaran dananya setiap PKD antara Rp 90-200 juta,” terangnya.

Cucuk mengungkapkan, sejauh ini PKD tersebut sudah menjadi kewenangan penuh dari masing-masing desa. Kapan mau difungsikan tergantung dari setiap desa. “Tergantung pihak desa penerima,” katanya.

Baca Juga :  Aksi Kapolres Karanganyar Mendadak Jadi Hercules, Tarik Bus Berisi 20 Personel dan Bikin Terharu

Salah satu gedung PKD yang belum diserahkan ke pihak desa adalah PKD Suruh. Setelah selesai dibangun pada November 2012 lalu, PKD itu masih mangkrak dan belum digunakan. Praktik penyuluhan kesehatan pun masih dilakukan di gedung yang lama.

“Ini selesai sekitar November tahun lalu. Namun saya tidak tahu mengapa belum diserahkan, jadi belum bisa kami gunakan. Mungkin nanti bersamaan dengan bantuan alat kesehatan,” jelas Kepala PKD Suruh,  Bidan Eni.

Muhammad Ikhsan

 

 

BAGIKAN