JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Diperbaiki Rp 410 Juta, Talut Sungai Siwaluh Ambrol

Diperbaiki Rp 410 Juta, Talut Sungai Siwaluh Ambrol

331
BAGIKAN
TALUT AMBROL—Talut di bibir Sungai Siwaluh yang baru saja diperbaiki November 2012 lalu ambrol setelah diterjang derasnya air sungai, Jumat (15/2).
Muhammad Ikhsan | Joglosemar

KARANGANYAR–Talut membentengi bibir Sungai Siwaluh tepatnya di Kecamatan Karanganyar Kota ambrol setelah diterjang derasnya air sungai, Jumat (15/2) dini hari. Talut yang dibangun oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jateng dengan anggaran Rp 410 juta itu baru dibangun November 2012 lalu.

Menurut Staf Dinas Bina Marga Jateng, Suwarso talut di Sungai Siwaluh sebelum ambrol sudah mengalami perbaikan sampai tiga kali. Talut dengan tinggi 12 meter dan panjang 25 meter itu sebelumnya memang sudah rapuh.

“Sebelumnya pernah diperbaiki, namun sama saja. Walaupun diperbaiki lagi dengan diberi bronjong berisi beton cor, ternyata tak bertahan lama. Terakhir proyek ini dikerjakan lagi di bulan Agustus hingga November dan sekarang sudah ambrol lagi,” terang Suwarso.

Ia juga membantah jika pengerjaan proyek talut tidak sesuai dengan bestek. Selama ini, menurutnya, pengerjaan sudah dilakukan maksimal sesuai perencanaan yang ada. Teknisnya, setiap beberapa meter, talut dipasangi cor beton yang dimasukkan ke badan sungai. “Saat ini talut tersebut masih dalam masa pemeliharaan, jadi rekanan terkait tetap bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi,” tegasnya.

Pihak rekanan proyek talut tersebut, PT Daya Teknik Karanganyar saat dikonfirmasi menyatakan kerusakan talut itu murni akibat faktor alam. Bestek untuk talut itu dipastikan sudah sesuai. “Dapat dilihat, walaupun talut telah ambrol, beton cor dan tumpukan batu masih utuh menjadi satu. Berbeda lagi kalau misalnya cor dan tumpukan batu juga ikut hancur dan tercerai berai. Kalau seperti itu berarti adukan semennya tidak menyatu. Jadi ini lebih karena terjangan air yang memang sangat besar belakangan ini,” jelas salah satu staf perusahaan rekanan itu yang enggan disebut namanya. Muhammad Ikhsan