JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Dituntut Mundur dari Ketum Demokrat, Anas: Ciyuss?

Dituntut Mundur dari Ketum Demokrat, Anas: Ciyuss?

210
BAGIKAN
Anas Urbaningrum

Jakarta – Internal Partai Demokrat tengah bergejolak. Sejumlah petinggi, menteri dan gubernur asal partai bintang mercy itu menuntut ketua umumnya, Anas Urbaningrum, untuk mundur. Anas pun menanggapinya dengan enteng.

Ciyuss? Ramai di berita, belum tentu ramai di dalam. Namanya politik kan. Kalau tidak ramai di luar, bukan politik Indonesia,” ujar Anas di sela-sela jumpa pers pelantikan Majelis Nasional KAHMI dan Forhati, di Plenary Hall JCC, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (5/2/2013). Anas yang juga mantan Ketua Umum PB HMI ini datang sebagai salah satu presidium KAHMI.

Anas mengatakan, dirinya baru saja pulang dari Palangkaraya dalam rangka konsolidasi Demokrat. Konsolidasi ini cukup sering dilakukan Anas menghadapi pemilu 2014 yang akan digelar tahun depan.

Terkait hubungannya dengan Ketua Dewan Pembina SBY, Anas mengatakan hubungan mereka baik-baik saja, tidak panas sebagaimana diberitakan sejumlah media.

“Itu kan diatur, ada dewan pembina, majelis tinggi, diatur dengan jelas oleh konstitusi partai. Anda bisa baca pasal per pasal. Itu pedomannya,” ucap politisi 43 tahun ini.

Sebelumnya, 5 menteri asal Demokrat meminta agar Ketua Dewan Pembina SBY turun tangan menyelamatkan partai dari keterpurukan akibat tersandera kasus korupsi yang menjerat beberapa politisinya, termasuk kasus yang melibatkan nama Anas Urbaningrum.
Hingga kini status hukum yang melibatkan Anas belum jelas. Keterpurukan makin diperparah dengan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan Partai Demokrat terjun bebas. Menyusul hal ini, suara-suara internal menuntut Anas mundur pun bermunculan. detik.com