JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo DPS Pilgub di Solo Bisa Bertambah

DPS Pilgub di Solo Bisa Bertambah

266
BAGIKAN

logo pilgub jatengBANJARSARI-Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah di Solo berpotensi bertambah. Begitu juga dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga akan meningkat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Didik Wahyuono, mengatakan, peningkatan jumlah DPS diperkirakan melebihi angka 645 suara. Padahal, batasan DPS di Solo hanya sekitar 600 suara saja.

”Pada Pilgub Jateng tahun ini, ada penambahan jumlah DPS yang lebih dari itu,” ujarnya, saat jumpa media dalam acara Sosialisasi Pemantau Pilgub Jateng, di Kantor KPU Solo, Kamis (21/2).

Untuk verifikasi faktual, KPU menemukan 16.000 data pemilih yang dinilai tidak layak. Kata dia, ketidaklayakan itu, karena ada nama ganda yang terdaftar sebagai pemilik. Kemudian, ada pemilih di bawah umur dan sebagian sudah dinyatakan meninggal dunia.

Saat ini, data DPS baru diserahkan ke Panitia Pengawas (Panwas) Pilgub. Untuk sementara ini, masih menunggu konfirmasi data dari Panwaslu. Untuk tenaga tambahan pengawas pemungutan suara Pilgub, kata Didik, masyarakat Solo dan sekitarnya sudah bisa mendaftar mulai bulan ini hingga April. Jumlah pendaftar tidak dibatasi.

Mengenai teknis pelaksanaannya, petugas pengawas Pilgub harus menyebarluaskan informasi tata cara pencoblosan dan sejenisnya kepada masyarakat luas dengan menggunakan berbagai media pendukung.

”Sebab, masyarakat memiliki hak untuk memantau Pemilu. Jadi, petugas pemantau Pilgub nanti bisa berasal dari kalangan warga sipil. Hal ini dimaksudkan, demi meningkatkan kualitas Pilgub Jateng di tiap daerah,” ujarnya.

Salah satu cara sosialisasi Pilgub yang akan dilakukan KPU, yakni memanfaatkan momen car free day (CFD) Minggu nanti. Dalam sosialisasi itu, setiap warga bisa mengetahui tata cara pendaftaran pemilih ke KPU. Mereka, bisa mengecek nama dan alamat dengan memasukkan NIK. ”Kalau tidak keluar, ya berarti belum terdaftar sebagai pemilih dan harus diverifikasi lagi,” katanya. Fariz Fardianto