JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Elektabilitas Menurun, Politikus PD Salahkan KPK

Elektabilitas Menurun, Politikus PD Salahkan KPK

191
BAGIKAN

Jakarta – hasil survey yang menunjukkan merosotnya elektabilitas Partai Demokrat membuat gundah para politikusnya. Bahkan ada yang di antara mereka yang menyalahkan KPK.

“Sebetulnya mudah saja untuk menaikkan elektabilitas PD. Asalkan Pak SBY mau mengimbau KPK untuk bekerja profesional, independen tanpa mau diintervensi, tidak dipolitisir serta ada batas waktu yang tegas kapan suatu kasus bisa tuntas diselesaikan,” kata Carel Ticualu, sekretaris Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat (PD).

Di dalam pembicaraan telepon, Senin (4/2/2013 siang, Carel mencontohkan proses hukum kasus Hambalang yang saat ini dikerjakan KPK. Dia menilai lamanya penyelesaian kasus yang tidak jelas membuat PD jadi sasaran empuk untuk diserang, sehingga popularitasnya di masyarakat terus turun.

“Partai Demokrat dan ketumnya menjadi tersandera hanya karena KPK itu tidak punya penyidik yang bisa bekerja cepat, cerdas dan tuntas,” gugatnya.

Carel pun membela Anas Urbaningrum soal kemerosotan elektabilitas PD. Menurut dia, Anas tak bertanggung jawab langsung mengenai kemerosotan PD.

“Sangat tidak elok apabila turunnya elektabilitas PD dibebankan tanggung jawabnya hanya kepada seorang Anas Urbaningrum, padahal banyak elemen terkait sebagai partai penguasa,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menggelar survei pada 6-20 Desember 2012. Hasil survei itu, PKS terjun bebas ke angka 2 persen.

Berikut partai atau calon anggota DPR yang dipilih bila Pemilihan Legislatif digelar saat ini, berdasarkan survei SMRC:

Golkar : 21 persen
PDIP : 18 persen
PD : 8 persen
Gerindra : 7 persen
PKB : 5 persen
NasDem : 5 persen
PPP : 4 persen
PKS: 2 persen
PAN : 1 persen
Hanura: 1 persen

Sumber : detik.com