JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Fasilitas Hotzone Di City Walk Slamet Riyadi Distop

Fasilitas Hotzone Di City Walk Slamet Riyadi Distop

776
MEMBERSIHKAN CITYWALK--Seorang remaja jemaat Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir mengangkut sampah yang telah dikumpulkannya saat membersihkan kawasan citywalk di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Kamis (2/2). Kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan terhadap sesama dan sebagai upaya menjaga kebersihan Kota.
MEMBERSIHKAN CITYWALK–Seorang remaja jemaat Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir mengangkut sampah yang telah dikumpulkannya saat membersihkan kawasan citywalk di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Kamis (2/2). Kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan terhadap sesama dan sebagai upaya menjaga kebersihan Kota.

Diganti 1.000 Titik Wifi untuk Internet Gratis

Jika layanan internet gratis di city walk Slamet Riyadi ngadat, Anda yang hobi online di dunia maya, jangan cemas. Bisa jadi hal itu, karena dihentikannya layanan hotzone yang selama ini dipasang Pemkot Solo untuk publik.

Hotzone di city walk Slamet Riyadi rencananya, memang akan dimatikan, karena Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Solo, akan menggantinya dengan pemasangan 1.000 titik akses wifi gratis.

Kepala Bidang Informatika, Dishubkominfo, Sugiyanto, mengatakan, hotzone akan diganti wifi speedy. Alasannya, alat-alat pendukung hotzone selama ini banyak yang hilang. ”Pemasangan wifi speedy pastinya akan membuat akses internet gratis di Slamet Riyadi akan lebih bagus,” ujarnya, Kamis (21/2).

Program wifi speedy itu, akan menjangkau kawasan pendidikan, pemerintahan, area publik, bisnis, pertokoan hingga kewirausahaan. Program dari corporate social responsibility (CSR) dari PT Telkom itu, menyasar 1000 titik wifi, di lima titik city walk. ”Pemasangan wifi itu, tidak akan membebani APBD. Karena wifi speedy program CSR,” katanya.

Kepala Dishubkominfo, Yosca Herman Soedrajad, mengatakan, penggantian hotzone dengan wifi speedy merupakan upaya untuk menghidupkan kembali akses internet gratis di area publik. Karena selama ini banyak alat pendukung hotzone yang hilang. Akibatnya layanan internet gratis sering ngadat. ”Akses internet hotzone tidak bagus. Apagi jika sinyalnya terhalang pohon mudah putus,” ucapnya.

Tidak hanya itu, pemasangan wifi ini akan diletakan di lokasi pemasangan CCTV di persimpangan jalan. Hal ini dilakukan guna memudahkan dalam melakukan pemantauan alat tersebut agar tidak hilang dicuri.

Sementara itu, Sekda, Budi Suharto, menambahkan, pemasangan kembali fasilitas internet gratis untuk publik itu, butuh kesiapan semua aspek. ”Tidak hanya pemerintah saja, tetapi juga masyarakatnya. Jangan sampai fasilitas tersebut menjadi muspra,” katanya.

Menurut Budi, diganti dengan jenis fasilitas apa pun, jika kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas publik, akan sama saja. Kendati demikian, dia sepakat Solo Cyber City tetap harus diwujudkan.

Muhammad Ismail

 

BAGIKAN