JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Fondasi Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambrol

Fondasi Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambrol

342
BAGIKAN
LONGSOR - Satiman (52), warga Dukuh Kalikotes Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes menunjukkan bagian rumahnya yang tergerus longsor, Kamis (28/2)
LONGSOR – Satiman (52), warga Dukuh Kalikotes Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes menunjukkan bagian rumahnya yang tergerus longsor, Kamis (28/2)

KLATEN – Rumah milik Satiman (52) warga Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes nyaris ambrol. Kondisi tersebut lantaran fondasi rumah mengalami longsor pada bagian belakang. Menurut pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh harian lepas itu, longsornya tanah fondasi rumahnya itu terjadi pada Selasa (26/2) lalu. Kejadian tersebut disebabkan karena tanah yang menopang fondasi rumah tergerus air Sungai Kalikotes yang meluap akibat hujan beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat fondasi rumah tidak lagi kuat menahan beban di atasnya. Akibatnya, dapur rumah yang terletak di bagian belakang rumah miring dan nyaris roboh bersamaan dengan suara gemuruh yang datang dari arah belakang rumah. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00. “Beberapa hari sebelumnya, tanah pada bagian fondasi sudah tergerus luapan sungai. Akibatnya, lama kelamaan fondasi tidak kuat dan akhirnya longsor,” kata Satiman saat ditemui Joglosemar, Kamis (28/2).
Beruntung, pada saat kejadian tidak ada anggota keluarganya yang tengah berada di dapur. Namun, akibat kejadian tersebut, kandang sapi yang berada di belakang rumahnya ambruk dan seekor ternak sapi nyaris hanyut dibawa arus sungai. “Kebetulan semua anggota keluarga ada di ruang tamu, semua selamat. Tapi pada saat kejadian bangunan rumah seperti terkena gempa, banyak tembok yang retak,” ujarnya sembari menunjukan bagian dapur yang ambles.
sementara itu Kepala Desa Kalikotes, Ponidi, mengatakan sejauh ini sudah dua rumah warga yang ambrol akibat longsor, yaitu rumah milik Satiman dan Poniman yang berada di Dukuh Kalikotes Wetan. Sementara, belasan rumah lainnya yang berada di bantaran Sungai Kali Kotes terancam longsor namun belum mendapat penanganan. “Terdapat 15 rumah lainnya yang berada di bantaran sungai yang terancam longsor. Kami sudah mengusulkan normalisasi bantaran sungai, tapi belum ada tanggapan,” paparnya.
Ke depannya, pihak desa akan melakukan normalisasi bantaran sungai dengan pembangunan talud secara swadaya warga. Namun, menurutnya, Pemdes Kalikotes belum mengalokasikan ADD untuk normalisasi bantaran tersebut. “Pengajuan normalisasi sudah dilakukan, tapi untuk ADD sendiri belum ada alokasi dana ke arah normalisasi itu,” jelas dia.

Angga Purnama