JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Ikappi : Pemkot Dapat Rp 300 M, Mimpi!

Ikappi : Pemkot Dapat Rp 300 M, Mimpi!

461
BAGIKAN
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikappi Pusat,-Abdullah Mansuri_6104
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikappi Pusat,-Abdullah Mansuri_6104

Alasannya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tidak menganggarkan revitalisasi Pasar Klewer. ”Pemkot jangan bermimpi mendapatkan dana bantuan dari Pemerintah Pusat,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikappi Pusat, Abdullah Mansuri, Selasa(19/2) malam.

“Anggaran dari Pemerintah Pusat sudah hilang ditelan bumi. Kami sudah menanyakan langsung ke Kemendag,” katanya lagi, dalam pertemuan dengan pedagang Pasar Klewer di Gedung Pusponugroho, Jalan Honggowongso itu.

Ikappi lagi-lagi mengecam wacana pelibatan investor untuk mendanai revitalisasi Pasar Klewer. Wacana itu awalnya dari Sekda Solo. Namun, kini ditentang Walikota FX Hadi Rudyatmo. Menurut Mansuri, keterlibatan investor justru akan merampas hak-hak pedagang.

”Lihat saja kalau investor menggarap proyek revitalisasi pasar tradisional. Saya yakin harga kios melambung tinggi, hak-hak pedagang terabaikan. Imbasnya pasar akan sepi karena banyak ditinggalkan pedagang,” ucapnya.

Keyakinan itu, katanya, dari pengalaman Ikappi mengawal kasus revitalisasi berbagai pasar tradisional di Indonesia yang digarap investor. “Kami datang ke sini untuk mencari aspirasi RUU Perdagangan yang sedang dibahas DPR RI. Ada 38 pasar tradisional yang kami kunjungi. Pasar Klewer salah satunya yang diwacanakan menggandeng investor. Hal itu justru membikin resah pedagang,” ujarnya.

“Saya tegaskan lagi,  investor itu bakal menipu pedagang. Makanya saya berharap pada pedagang untuk solid menolak revitalisasi yang melibatkan investor. Kalau Pemkot mau memperhatikan pedagang, kan bisa memprioritaskan perawatan dan pemeliharaan pasar,” sambung dia.

Ikappi juga kembali mempertanyakan kajian FS Pasar Klewer yang menyimpulkan pasar itu butuh revitalisasi. Menurutnya, pasar itu masih bisa bertahan sampai 30 tahun. Klaim bisa bertahan 30 tahun oleh Ikappi itu, sebelumnya juga diragukan Dewan dan Komunitas Pedagang Pasar Klewer (KPPK).

”Kesimpulan itu kan dari tim konsultan FS yang ditunjuk Pemkot. Kemudian Ikappi melakukan kajian sendiri dan hasilnya bangunan pasar masih kokoh. Buktinya apa, kami akan beri bukti kalau walikota yang meminta langsung,” kata Mansuri.

Sementara itu, humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Kusbani, menyatakan, para pedagang akan menemui Pemkot dan DPRD. ”Dalam waktu dekat kita agendakan untuk bertemu dengan Walikota untuk membahas persoalan Pasar Klewer. Karena selama ini kami hanya mendengar melalui media massa. Kami juga agendakan ketemu dengan Ketua DPRD,” imbuh dia.

Ronald Seger Prabowo