JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo IKPBS: Tak Ada Suap di Pasar Depok!

IKPBS: Tak Ada Suap di Pasar Depok!

306
BAGIKAN
Kios Pasar Depok

BANJARSARI-Ikatan Keluarga Pedagang Burung Surakarta (IKPBS) Suklumba, membantah dugaan praktik suap dalam undian ratusan los di Pasar Depok. Dugaan itu, sebelumnya ramai disampaikan sejumlah pedagang.

Paguyuban itu menganggap, molornya waktu pelaksanaan undian–yang sebelumnya dituding sebagai indikasi ketidakberesan undian los–,  karena mempertimbangkan aspek keadilan. Demikian disampaikan Ketua IKPBS Suklumba, Suwarjono, ketika dihubungi Joglosemar, Kamis (14/2).

Pihaknya keberatan penyebaran dugaan suap undian los yang dihembuskan sejumlah pedagang itu. Sebab, dia merasa sudah semaksimal mungkin mengakomodasi kepentingan pedagang untuk mendapatkan kios dan los baru di Pasar Depok. “Jadi, saya menegaskan, tidak ada praktik suap dalam undian los di sini,” katanya, kemarin.

Langkah yang diambil pihaknya selama ini, justru lebih berpihak kepada para pedagang di lapak darurat Pasar Depok. Dia kecewa dengan sejumlah pedagang yang tega menyebar isu itu. ”Saya sangat kecewa dengan sebagian pedagang yang menyebarluaskan kabar ini. Saya yang selama ini memperjuangkan hak-hak mereka kenapa justru dicurigai?,” ujarnya.

Kendati demikian, dia membenarkan, bahwa proses undian los memang molor. Awalnya, pada Sabtu pekan lalu menjadi Senin pekan depan. Namun, hal ini terjadi lantaran pihak pengurus pasar mempertimbangkan aspek keadilan bagi pedagang yang sebelumnya tidak kebagian kios.

”Pada pengundian kios dulu itu, memang ada beberapa pedagang yang kecewa. Mereka tidak bisa mendapatkan kios sesuai harapannya. Maka dari itu, kita ingin mempertimbangkan keadilan bagi mereka,” katanya.

Dia menegaskan, sesi undian los dipastikan diselenggarakan Senin pekan depan pukul 09.00 WIB hingga sore hari. Dalam undian los tersebut, akan diikuti lebih dari 200 pedagang yang saat ini masih menempati lapak darurat Pasar Depok. Mulai Jumat (15/2), pihaknya segera menyebarluaskan informasi itu kepada seluruh pedagang. Fariz Fardianto