Inspektorat Usut Pengadaan Laptop

Inspektorat Usut Pengadaan Laptop

212
ilustrasi

KLATEN – Inspektorat Daerah Klaten mulai mengusut pengadaan kasus laptop bagi guru bersertifikat yang menjadi polemik bagi para guru. Inspektur Inspektorat Daerah Eko Medisukasto mengatakan pihaknya akan membentuk tim guna mengklarifikasi permasalah tersebut. Namun sebagai langkah awal pihaknya akan mencari akar permasalah pembelian laptop tersebut.

“Kami akan minta keterangan Dinas Pendidikan (Disdik). Kemudian akan kami pelajari apakah pembelian laptop merupakan kebijakan pemerintah pusat atau hanya inisiatif dari Disdik,” ujarnya. Ia mengatakan dalam pekan ini pihaknya akan mulai bergerak untuk meminta klarifikasi terkait pembelian laptop yang dibebankan pada guru bersertifikasi. Informasi terkait polemik  tersebut  sudah terus dikumpulkan baik melalui media massa maupun mempelajari dasar hukum pembelian laptop. “Kami harapkan dalam satu pekan ke depan semua persoalan sudah jelas. Kami akan menyampaikan hasilnya kepada masyarakat jika penelusuran terkait masalah ini sudah selesai dilakukan,” imbuhnya.

Menurutnya, jika pembelian laptop menjadi kebijakan pusat dan memiliki dasar hukum yang kuat maka tidak masalah untuk dilanjutkan. Namun apabila kebijakan tersebut merupakan murni kebijakan Disdik, sehingga memberatkan guru bersertifikasi maka diperlukan kajian ulang.  Lebih lanjut Eko menjelaskan, setiap kebijakan yang dijalankan diharapkan ada dasar dan payung hukum yang jelas. “Sehingga saat ada persoalan yang muncul di lapangan, maka pembuat kebijakan dapat mengembalikan semuanya pada peraturan yang berlaku,” paparnya.

Sebelumnya, Bupati Klaten Sunarna meminta Dispendik untuk tidak gegabah dalam mengambil kebijakan. Jika memang ada guru bersertifikasi sudah memiliki laptop maka tidak usah membeli laptop baru. “Disdik tidak boleh mengarahkan guru bersertifikasi membeli jenis laptop tertentu kepada distributor yang sama. Biarlah guru membeli laptop di manapun asal spesifikasinya sesuai dengan standar yang ditentukan,” ujarnya. Angga Purnama

BAGIKAN