JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Jaladara Ingin Dijalankan Malam Hari

Jaladara Ingin Dijalankan Malam Hari

313
BAGIKAN
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo BERHENTI BEROPERASI UNTUK SEMENTARA--Sepur Kluthuk Jaladara melintas di Jalan Slamet Riyadi saat membawa rombongan wisatawan domestik beberapa waktu lalu. Habisnya masa kontrak kereta wisata Jaladara membuat pengoperasian kereta tersebut harus dihentikan sementara.
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
BERHENTI BEROPERASI UNTUK SEMENTARA–Sepur Kluthuk Jaladara melintas di Jalan Slamet Riyadi saat membawa rombongan wisatawan domestik beberapa waktu lalu. Habisnya masa kontrak kereta wisata Jaladara membuat pengoperasian kereta tersebut harus dihentikan sementara.

BANJARSARI-Kereta uap Jaladara, beroperasi kembali mulai 2 Maret mendatang. Untuk rangkaian uji cobanya dilakukan 27 Februari nanti.

ke depan moda transportasi tersebut, juga akan dioperasikan untuk melayani penumpang pada malam hari. Kabid Angkutan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Sri Indarjo, mengatakan, kesiapan operasional Jaladara selama ini, butuh waktu lama.

Karena, harus menunggu penandatanganan kontrak baru dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta pembenahan lokomotif dan gerbong kereta. ”Untuk proses perbaikan dan perawatannya, kami harus  mengecek ulang spare part pendorong mesin di dalam lokomotif. Kemudian, ketel uapnya juga diperbaiki dan mengganti karpet di dalam gerbong dengan yang baru,” ujarnya, kepada Joglosemar, Selasa (19/2).

Untuk penggantian spare part butuh waktu lama, yakni mulai awal Desember 2012 hingga Februari 2013. Karena, minimnya ketersediaan spare part kereta uap di PT KAI. Di samping itu, seluruh gerbong kereta juga dicat ulang. ”Jadi, kami harus memesan spare part khusus untuk kereta uap hingga ke luar negeri seperti China,” paparnya.

Dengan adanya berbagai jenis pembenahan itu, dia optimistis Jaladara bisa dioperasikan kembali pada 2 Maret mendatang. ”Tanggal 27 Februari besok, Jaladara akan diuji coba sekaligus menyosialisasikannya kepada masyarakat Solo dan sekitarnya. Mulai 2 Maret, kita sudah bisa menerima order pemesanan tiket Jaladara. Hal tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan PT KAI,” imbuh dia.

Menurutnya, untuk mendukung kesiapan teknis tersebut, pihaknya akan bertemu dengan PT KAI pada Rabu (20/2) besok. Dalam pertemuan itu, akan dibahas kontrak baru dan mekanisme operasional Jaladara. Kontrak operasional Jaladara, telah disepakati kedua belah pihak selama setahun ke depan.

Dalam isi kontrak baru ini, Dishubkominfo dan PT KAI akan mengkaji perpanjangan jam operasional Jaladara hingga malam hari. Selanjutnya, jalur perjalanannya juga dimungkinkan diperpanjang dari Stasiun Purwosari hingga rel Jembatan Mojo. Selain itu, ada pula penambahan jumlah gerbong khusus untuk unit barang. ”Karena itulah, kami kini sedang memasang lampu sorot di bagian samping kanan, kiri dan depan kereta supaya bisa dijalankan pada malam hari,” katanya.

Fariz Fardianto