Jembatan Abang Menunggu Diresmikan

Jembatan Abang Menunggu Diresmikan

923
JEMBATAN ABANG – Warga melintasi Jembatan Abang yang menghubungkan Desa Bolali, Wonosari, Klaten dan Blimbing, Gatak, Sukoharjo, beberapa waktu lalu. Joglosemar/ Murniati
JEMBATAN ABANG – Warga melintasi Jembatan Abang yang menghubungkan Desa Bolali, Wonosari, Klaten dan Blimbing, Gatak, Sukoharjo, beberapa waktu lalu. Joglosemar/ Murniati

SUKOHARJO- Meski belum diresmikan, Jembatan Abang sudah bisa dilalui warga sejak Sabtu (5/1) lalu. Pembangunan jembatan itu diharapkan bisa memperlancar lalu lintas antara Kabupaten Sukoharjo dengan Klaten.

Salah seorang warga Gatak, Adi menuturkan, sekarang masyarakat sangat terbantu dengan dibangunnya Jembatan Abang. Selain lebih nyaman, warga tidak perlu berputar jika hendak menuju Klaten. “Jembatan ini sudah mulai difungsikan pada 5 Januari lalu. Mulai saat itu, sepeda, motor, truk, mobil melalui jembatan itu,” kata Adi, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Adi menyebutkan, jembatan yang menghubungkan Desa Blimbing, Gatak dan Desa Bolali, Wonosari, Klaten belum diresmikan oleh Pemkab Sukoharjo.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-72, Muda-mudi Kampung Madyorejo Gelar Lomba Pambagyoharjo

Camat Gatak, Suseno mengatakan, awalnya hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan melintas di sana. Pertimbangannya, menurut Dinas Pekerjaan Umum (DPU), jembatan itu masih memerlukan pengeringan beton selama dua pekan lebih, sehingga penggunaan jalan masih dibatasi. Namun  sejak pertengahan Januari hingga saat ini pengguna jalan terus meningkat, baik dari roda dua maupun roda empat.

Apalagi saat ini akses jalan menuju jembatan tersebut telah diperlebar sepanjang 200 meter dari jembatan di wilayah Gatak. “Dengan pengoperasian Jembatan Abang, maka terjadi peningkatan pengguna jalan di sana,” kata Suseno.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Tingkatkan Kapasitas Produksi, Ciptakan Produk Baru

Di sisi lain, Suseno juga membenarkan jika jembatan itu belum diresmikan oleh Pmekab Sukoharjo. “Tapi kami sudah melaporkan jika jembatan itu sudah dilalui oleh warga,” kata dia.

Terpisah, Kepala DPU Sukoharjo, Achmad Hufroni menyampaikan, rencananya Jembatan Abang diresmikan pada Sabtu (19/1) lalu dan bertepatan dengan launching Jalan Ir  Soekarno. Namun karena agenda saat itu terlalu padat, peremian batal dilakukan. Kendati demikian, pihaknya berjanji segera meresmikan jalan itu. ”Belum kita resmikan. Kita akan susun jadwal dulu,” ujar Hufroni. Murniati

BAGIKAN