Kader Tersandung Suap, PKS Optimis Tiga Besar

Kader Tersandung Suap, PKS Optimis Tiga Besar

246

BANJARSARI-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimistis, dapat mencapai target sebagai tiga besar pemenang dalam Pemilu 2014. Optimisme itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Hidayat Nur Wahid, Minggu (17/2).

Hidayat memahami, ada kader PKS yang tersandung kasus suap impor daging sapi dan kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Luthfi Hasan Ishaq yang akhirnya mundur dari Presiden PKS. Namun, dengan konsolidasi yang kuat, Hidayat mengklaim, target itu tetap tercapai.

”Kita tetap optimis, meski diterpa banyak cobaan belakangan ini. Peringkat tiga pada Pemilu 2014 adalah target yang harus dipenuhi. Semua kader harus bekerja keras,” kata Hidayat.

Menurutnya, penetapan tersangka Luthfi Hasan Ishaq oleh komisi antirasuah itu, dijadikan motivasi untuk bangkit. Para kader, katanya, harus menganggap kasus itu sebagai cobaan. ”Jangan malah dijadikan hal buruk yang bisa mengganggu kesolidan kader. Harus dimaknai positif,” ucapnya.

Baca Juga :  Badko TPQ dan Pemkot Gelar Seleksi Pengajar

Menurut Hidayat, sampai saat ini PKS bersama kuasa hukum yang telah ditunjuk, masih mengumpulkan bukti-bukti. Bukti itu akan digunakan untuk membela Luthfi, agar bisa lolos dari jeratan hukum. Sebab, sampai saat ini PKS merasa, ada perlakuan tidak adil terhadap mantan petinggi partai tersebut. ”Ada kader partai lain yang ikut terlibat dalam kasus itu, kenapa hanya Pak Luthfi yang ditahan?,” katanya.

Target peringkat tiga pada Pemilu 2014, kata Hidayat, hal yang realistis. Sebab, usai mundurnya Luthfi dari kursi Presiden PKS, langsung ada penggantinya, yakni Anis Matta. Hidayat menyebut, presiden baru PKS itu lebih memiliki semangat berlipat, karena masih muda. ”Sampai saat ini PKS masih solid. Tak ada fraksi Keadilan atau Sejahteraan di DPR. Yang ada adalah Fraksi Keadilan Sejahtera,” ujar Hidayat

Baca Juga :  Ada Proyek Sudetan Drainase Jalan Supomo, Ini Permintaan Khusus PT KAI

Mengenakan pakaian batik coklat, mantan rival Joko Widodo (Jokowi) dalam pertarungan Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu itu, kemarin, memberikan ceramah di Monumen 45 Banjarsari, Solo. Dia berkali-kali meneriakkan angka tiga, sesuai nomor PKS sebagai peserta Pemilu 2014. Ronald Seger Prabowo

BAGIKAN